Ada 70 PNS yang Menjadi Korban Bencana di Sulawesi Tengah

Mohammad Ridwan mengatakan, ada sekira 70 pegawai negeri sipil yang menjadi korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

Ada 70 PNS yang Menjadi Korban Bencana di Sulawesi Tengah
TribunJakarta.com/Nawir Arsyad Akbar
Kepala Biro Hubungan Kemasyarakatan (Humas) BKN Mohamad Ridwan di kantor BKN, Jakarta Timur, Selasa (16/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMATJATI - Kepala Biro Hubungan Kemasyarakatan (Humas) BKN Mohammad Ridwan mengatakan, ada sekira 70 pegawai negeri sipil yang menjadi korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

Hal itu diungkapkannya saat jumpa media yang diselenggarakan di Kantor BKN, Matraman, Jakarta Timur.

"Sampai saat ini ada 70 orang, minimal PNS yang menjadi korban gempa dan tsunami di daerah Sulawesi Tengah," ujar Ridwan, Selasa (16/10/2018).

Adapun rincian jumlah PNS yang menjadi korban bencana di Sulawesi Tengah, sebagai berikut :

1. Kota Palu : 45 korban
- 41 PNS meninggal dunia
- 4 PNS belum ditemukan

2. Kabupaten Sigi : 25 korban
- 23 PNS meninggal dunia
- 3 belum ditemukan

Adapun untuk Kabupaten Donggala dan Parigi Moutong, Ridwan mengatakan bahwa pihaknya belum mendapat data dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) di sana, karena sarana dan prasaran yang rusak.

"Mereka sampaikan, jangankan menghitung sisa pasukan (PNS). Laptop dan komputer yang ada di kantor sudah hancur. Jadi totalnya sampai saat ini ada 70 orang yang menjadi korban," ujar Ridwan.

Respon Luhut Panjaitan Soal Masalah Hukum yang Terjadi pada Proyek Meikarta

KPK Beberkan Alasan Digunakannya Kode di Kasus Dugaan Suap Perizinan Meikarta

Terkait para pendaftar CPNS yang melamar di Pemprov Sulawesi Tengah, Pemkot Palu, Kabupaten Sigi, Donggala, dan Parigi Moutong akan ditunda hingga batas waktu yang belum ditentukan.

"Karena mereka mungkin tidak mendapat cukup kesempatan, internet tidak ada, listrik tidak ada waktu itu," ujar Ridwan.

Ridwan juga mengatakan, bahwa terdapat sejumlah gedung universitas yang tidak hancur saat diterjang gempa dan tsunami. Dan kemungkinan akan dijadikan tempat tes seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB).

Penulis: Nawir Arsyad Akbar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved