Kasus Korupsi

Banyak Kepala Daerah Korupsi, Mendagri Imbau Pejabat Lainnya Tak Terlena di Area Rawan Korupsi

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo merasa prihatin akan staf Kepala Daerahnya yang kerap kali terjerat kasus korupsi

Banyak Kepala Daerah Korupsi, Mendagri Imbau Pejabat Lainnya Tak Terlena di Area Rawan Korupsi
TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
Mendagri Tjahjo Kumolo di Hotel Mercure Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (16/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PADEMANGAN - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo merasa prihatin akan staf kepala daerahnya yang kerap kali terjerat kasus korupsi.

Menurut data yang dihimpun Kemendagri, sedikitnya 90 Kepala Daerah sudah tercatat dalam daftar yang terjerat kasus korupsi.

Tjahjo menyayangkan banyaknya kepala daerah yang melakukan korupsi. Padahal, dirinya sudah menganggap setiap kepala daerah sebagai saudara sendiri.

Tjahjo mengharapkan agar kepala daerah lainnya selalu awas akan area rawan korupsi pada saat menjalankan pemerintahannya.

Area rawan korupsi yang Tjahjo maksud misalnya terkait perencanaan anggaran, dana hibah, dan lain sebagainya.

"Saya selalu sedih, saya prihatin, apapun mereka adalah mitra kami, saudara kami, tapi tolonglah memahami area rawan korupsi terkait perencanaan anggaran, dana hibah Bansos, distribusi pajak, mekanisme jual beli barang dan jasa, dan terakhir perizinan," kata Tjahjo, Selasa (16/10/2018), di Hotel Mercure, Pademangan, Jakarta Utara.

Tjahjo menuturkan, sangat disayangkan apabila pejabat daerah terjerat korupsi lagi dan lagi.

Seorang Staf di Ruang Neneng Hasanah Masih Sibuk Bekerja, Meski Bupati Bekasi Ditahan KPK

Cara Anies Baswedan Habiskan Waktu Bersama Keluarga: Main Sepak Bola Hingga Cari Restoran Sepi

Sederet Fakta Pemeriksaan Nanik S Deyang: Penyambung Cerita Penganiayaan Ratna hingga Kelelahan

Pasalnya, sebelum dilantik, Kemendagri sudah pasti akan mengajak para pejabat bertemu KPK untuk berdiskusi soal anti korupsi.

Karena itu, menurut Tjahjo, semua kembali lagi kepada integritas para pejabat daerah.

"Kemudian kami buat diklat, 3-4 hari termasuk istrinya juga (diajak) dengan DPRD, ikut Lemhanas, Korsupgah KPK juga sudah ditempatkan di seluruh provinsi yang siap utk mendampingi. Semua sudah. Jadi kembali ke integritas dari yang bersangkutan," ucap Tjahjo.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved