Kasus korupsi di Bekasi

FGHI Sebut Penetapan Tersangka Bupati Bekasi Doa Guru-guru Honorer yang Terzalimi

Ketua Forum Guru Honor Indonesia (FGHI) Suryanto mengatakan, pihaknya mengaku sangat mendukung tindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

FGHI Sebut Penetapan Tersangka Bupati Bekasi Doa Guru-guru Honorer yang Terzalimi
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Kantor Pemkab Bekasi di Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, CIKARANG PUSAT - Penetapan tersangka Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin atas dugaan kasus suap perizinan proyek Meikarta disebut sebagai doa guru-guru honorer yang merasa terzalimi.

Ketua Forum Guru Honor Indonesia (FGHI) Suryanto mengatakan, pihaknya mengaku sangat mendukung tindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Bahkan secara tegas, dia menilai penangkapan tersebut merupakan doa guru-guru honorer yang merasa terzolimi.

"Soal aksi kemarin, kita merasa dizalimi, jadi mungkin itu doa guru-guru yang selama ini merasa terzalimi," kata Suryanto, Selasa (16/10/2018).

Sebelumnya guru honorer sempat menggelar aksi di kantor Pemkab Bekasi, Suryanto mengatakan tujuan aksi tersebut meminta Bupati Bekasi memberikan kebijakan perihal gaji yang dianggap terlalu rendah.

Gaji guru honorer di Kabupaten Bekasi kata dia masih jauh dari kata layak, dia mencontohkan guru honorer di Kabupaten Bekasi dibayar Rp 45 ribu per hari.

Jika dakumulasi dalam sebulan rata-rata gaji guru honorer berkisar Rp 1,2 juta perbulan.

"Kita kemarin sempat gelar aksi, sampai ada yang nginep, bahkan ada yang pingsan," kata Suryanto.

Jusuf Kalla Kembali Prihatin Bupati Bekasi Ditangkap KPK

Mahasiswa Gelar Tasyakuran Usai Bupati Bekasi Ditetapkan sebagai Tersangka

Asisten Daerah Pemkab Bekasi Enggan Berkomentar Soal Kasus Dugaan Suap Proyek Meikarta

Setelah kejadian penangkapan Bupati Bekasi, FGHI mendukung KPK serta Pemkab Bekasi agar roda pemerintahan tetap berjalan.

"Kita enggak mau banyak bicaralah, intinya kita dukung KPK dan Pemkab Bekasi kedepan agar bisa lebih baik lagi," jelas dia.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved