BPTJ Targetkan Moda Share di Jakarta Capai Angka 40 Persen

Bambang mengatakan di tahun 2029 mendatang, moda share di Jakarta harus mencapai 60 sampai 80 persen.

BPTJ Targetkan Moda Share di Jakarta Capai Angka 40 Persen
TribunJakarta.com/Suci Febriastuti
Kepala BPTJ Bambang Prihartono di Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Rabu (22/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Suci Febriastuti

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menargetkan moda share atau pengguna transportasi umum di Jakarta dapat mencapai 40 persen.

Kepala BPTJ mengatakan saat ini pengguna transportasi di Jakarta akibat kebijakan Ganjil Genap pada Asian Games dan Asian Para Games yang lalu baru mencapai 34 persen.

"Sekarang baru kan Ganjil Genap kemarin berhasil, moda share meningkat jd 34 persen. 2019 diharapkan meningkat jadi 40 persen. akan tercapai insyaallah," kata Bambang di Gedung Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (17/10/2018).

Selain moda share, kecepatan rata-rata kendaraan di wilayah yang diterapkan ganjil genap pun meningkat 50-60 persen dari 20 kilometer per jam.

"Dengan Ganjil Genap kemarin, kecepatan sudah meningkat menjadi 50 km perjam," kata Bambang.

Waktu tempuh kendaraan pun semakin cepat dibandingkan sebelumnya.

"Waktu tempuh pelayanan, point to point kurang dari  1,5 jam. Dengan kemarin baru ganjil genap terpotong 50 persen. Dari yang biasanya 3 jam biasa 1 sampai 1,5 jam. Itu adalah danpak-dampaknya," jelasnya.

Sempat Ngantor dan Bersumpah Tak Tahu Sebelum Diringkus KPK, Bupati Neneng Dinonaktifkan dari Golkar

Diduga Dilatari Perselingkuhan, Ini Sederet Cerita Musibah CRV Terjun ke Jurang di Telaga Sarangan

Bambang mengatakan di tahun 2029 mendatang, moda share di Jakarta harus mencapai 60 sampai 80 persen.

Untuk mencapai target tersebut, saat ini pihaknya akan terus mengerjakan implementasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 tahun 2018 tentang Rencana Induk Transportasi Jabodetabek 2019-2029.

"Kemarin kalau kita liat di peta, kalau kita do nothing, alternative tahun 2025 sudah merah semua macet semua. Kalau semua dikerjakan tahun 2029 itu semua hijau. Artinya apa kecepatan sudah meningkat rata-rata 60 km per jam," kata Bambang.

Penulis: Suci Febriastuti
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved