Kasus Korupsi di Bekasi

Denny Indrayana: Kuasa Hukum Meikarta, Kicauan Terkait Advokat Koruptor, Disindir Guru Besar Unpad

Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana menjadi pemberitaan karena menjadi kuasa hukum anak usaha Grup Lippo terkait suap Meikarta di KPK

Denny Indrayana: Kuasa Hukum Meikarta, Kicauan Terkait Advokat Koruptor, Disindir Guru Besar Unpad
KOMPAS.com/Sandro Gatra
Mantan Wamenkum dan HAM Denny Indrayana 

TRIBUNJAKARTA.COM, SETIABUDI- Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana kembali menjadi pemberitaan.

Dia kembali menjadi pusat perhatian karena menjadi kuasa hukum PT Mahkota Sentosa Utama (PT MSU).

Perusahaan tersebut adalah anak perusahaan Grup Lippo yang kini berkasus di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena diduga menyuap sejumlah pejabat di Pemerintah Kabapaten Bekasi terkait perizinan proyek Meikarta, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Nama Denny kembali menjadi sorotan mengingat sosok Denny sebagai aktivis antikorupsi. Bahkan, dalam tweet-nya beberapa tahun lalu, dia mengatakan pengacara koruptor sama dengan koruptor.

"Advokat koruptor adalah koruptor itu sendiri. Yaitu advokat yg membela kliennya yg nyata2 korupsi, menerima bayaran dari uang hasil korupsi," tulis Denny dalam akun twitternya beberapa tahun lalu.

 Berikut rangkuman TribunJakarta terkait sosok Denny Indrayana:

1. Disindir guru besar Unpad

Romli Atmasasmita mengkritisi Prof Denny Indrayana dari pembela Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi berhadapan dengan KPK.

Romli Atmasasmita, pakar hukum pidana Universitas Padjadjaran, juga menyinggung pernyataan Denny Indrayana sebelumnya yang menyebut pengacara koruptor sama dengan koruptor.

Denny Indrayana adalah pengacara PT Mahkota Sentosa Utama (PT MSU), korporasi yang mengerjakan proyek Meikarta di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Halaman
1234
Penulis: erik sinaga
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved