PD Pasar Jaya Siapkan 184 Kios Tampung PKL Pasar Enjo

PD Pasar Jaya siapkan 184 Kios menampung para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selama ini berjualan di lahan eks Loksem JT 53, Pisangan Timur, Pasar Enjo

PD Pasar Jaya Siapkan 184 Kios Tampung PKL Pasar Enjo
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Sejumlah petugas Satpol PP terlihat sedang membongkar lapak pedagang di eks Loksem JT 53 Pisangan Timur, Pasar Enjo, Jakarta Timur, Rabu (17/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, PULO GADUNG - PD Pasar Jaya siapkan 184 Kios menampung para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selama ini berjualan di lahan eks Loksem JT 53, Pisangan Timur, Pasar Enjo.

"Penertiban pedagang yang selama ini berjualan di sekitar Pasar Enjo merupakan program Pemkot Jakarta Timur, tentu kami juga memiliki kewajiban untuk menyiapkan tempat bagi PKL yang terkena penertiban," ucap Kepala divisi regional II PD Pasar Jaya Nurman Adhi Permana, Rabu (17/10/2018).

Dikatakan Nurman, ratusan kios yang telah disiapkan itu berada di dalam Pasar Enjo sehingga terhitung mulai hari ini, pihaknya kembali membuka pendaftaran bagi para pedagang yang ingin bergabung bersama PD Pasar Jaya.

"Mulai hari ini sudah kami buka kembali pendaftaran untuk mereka bergabung sebagai pedagang binaan PD Pasar Jaya," ujarnya.

"Beberapa PKL yang sudah terdaftar juga kami minta untuk kembali menempati lokasi yang telah disediakan," tambahnya.

Ia menambahkan, pendaftaran tersebut akan dibuka selama lima hari kedepan dan para PKL yang berminat bisa langsung datang membawa e-KTP untuk selanjutnya dicocokan dengan data yang ada.

"Setelah mereka datang dengan menunjukkan e-KTP, kami akan mengundi untuk mendapatkan tempat, biar terlihat rapi dan teratur nantinya kami juga akan kelompokkan jenis dagangannya," kata Nurman.

Nurman menerangkan, pihaknya akan memberikan promo gratis pembayaran selama enam bulan kedepan bagi para PKL yang mau direlokasi ke dalam Pasar Enjo.

"Kami ingin melihat dulu perkembangan para pedagang setelah direlokasi, untuk itu PD Pasar Jaya menggratiskan biasa sewa lahan, mereka hanya membayar retribusi DPP saja sebesar Rp 8.000," ucap dia.

PKL Pasar Enjo Pasrah Lapak Dagangan Dibongkar Satpol PP

Deretan Fakta Launching Skybridge Tanah Abang: Pagar Trotoar, Razia PKL Bandel Hingga Keluhan Toilet

18 Tahun Jadi Tukang Becak di Pasar Enjo, Agus Pernah Bantu Wanita Hamil Melahirkan di Becaknya

Pedagang tersebut nantinya akan diberi kesempatan untuk berjualan dari pukul 18.00 WIB hingga 07.00 WIB.

Suprapto (44), mengaku khawatir bila ia harus berjualan di dalam Pasar Enjo, pasalnya ia harus kembali mencari pelanggan baru.

"Kalau diluar enak sudah banyak langganan, nah kalo di dalam kami harus cari pelanggan baru lagi, jadi sebenarnya kami masih takut, takut malah pendapatan anjlok," ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Nurhayati (40), ia mengaku sempat ingin mendaftar jadi pedagang binaan PD Pasar Jaya tahun lalu saat wacana penggusuran mulai mencuat.

"Dulu sempat mau daftar, tapi takut enggak laku jadi sempat bingung, karena penggusuran enggak jadi ya saya kemarin bertahan saja," kata Nur.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved