Antisipasi Banjir, Kecamatan Jatinegara Gerebek Sampah di Kanal Banjir Timur

"Pokoknya kami gerebek KBT, kami bersihkan dari rumput dan ilalang serta sampah-sampah yang ada di sungai," ujarnya saat ditemui TribunJakarta.com.

Antisipasi Banjir, Kecamatan Jatinegara Gerebek Sampah di Kanal Banjir Timur
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Sejumlah petugas PPSU terlihat sedang membersihkan aliran KBT yang berada di wilayah Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (18/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Guna mengantisipasi banjir saat musim penghujan tiba, Kecamatan Jatinegara mengadakan kegiatan gerebek sampah di sepanjang aliran Kanal Banjir Timur (KBT) yang masuk di wilayahnya.

"Hari ini kami dari Kecamatan Jatinegara melaksanakan bebersih KBT dengan gerebek sampah, kami coba bersihkan aliran KBT yang ada di kawasan kami, kurang lebih sejauh satu kilometer," ucap Camat Jatinegara Nasrudin Abu Bakar, Kamis (18/10/2018).

Sebanyak 200 personel gabungan dari petugas Penangnan Prasaran dan Sarana Umum (PPSU), pasukan biru dari Sudin Sumber Daya Air (SDA), pasukan hijau dari Sudin Pertamaan, dan pasukan kuning dari Sudin Bina Marga dikerahkan untuk membersihkan sampah dan ilalang yang berada di sepanjang aliran KBT.

"Pokoknya kami gerebek KBT, kami bersihkan dari rumput dan ilalang serta sampah-sampah yang ada di sungai," ujarnya saat ditemui TribunJakarta.com.

Dikatakan Nasrudin, selain untuk mencegah banjir di wilayah tersebut, gerebek sampah dilakukan untuk menjaga kebersihan dan keindahan di sekitar kawasan KBT.

Ia juga berharap, masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran KBT dapat bersinergi menjaga kebersihan di wilayah tersebut.

"Tidak bisa petugas membersihkan, tapi masyarakat tetap membuang sampah, itu tidak akan berhasil dengan baik," kata Nasrudin.

Pasha Ungu Menangis Dituding Tak Maksimal Jalankan Pemerintahan dan Bantu Korban Bencana

Diduga Dilatari Perselingkuhan, Ini Sederet Cerita Musibah CRV Terjun ke Jurang di Telaga Sarangan

"Kita harus saling bersinergi, masyarakat menjaga, pengunjung menjaga, kami juga merawat sehingga kawasan ini menjadi kawasan interaksi sosial yang bersih, indah, dan nyaman," tambahnya.

Tak hanya melakukan gerebek sampah, Nasrudin juga berencana melakukan pengerukan di sepanjang aliran KBT yang ada di wilayahnya guna menanggulangi pendangkalan yang terjadi akibat lumpur.

"Saya sudah lapor ke tingkat Kota untuk langkah pengerukan dan semogga direspon karena aliran KBT ini wewenang BBWSCC (Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane)," katanya.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved