Pemilik 69 Kilogram Ganja dan 58 Gram Sabu Belum Setahun Bebas dari Penjara

HR, pemilik 69.3 kilogram ganja dan 58.3 gram sabu mengaku belum genap satu tahun bebas dari penjara.

Pemilik 69 Kilogram Ganja dan 58 Gram Sabu Belum Setahun Bebas dari Penjara
TribunJakarta.com/Bima Putra
Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto saat berbincang dengan HR di Mapolresta Depok, Rabu (17/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, DEPOK - HR, pemilik 69.3 kilogram ganja dan 58.3 gram sabu mengaku belum genap satu tahun bebas dari penjara.

HR yang dicokok di Kabupaten Bogor itu mengaku baru enam bulan berbisnis narkoba dan tiga bulan terakhir omzetnya melonjak.

"Baru enam bulan ini, tapi baru gede-gedenya tiga bulan ini. Dulu kena empat tahun, barang buktinya satu empel. Satu kilogramnya saya jual Rp 4 juta, dapat untung Rp 1 juta," kata HR di Polresta Depok, Rabu (17/10/2018).

Di kerap bertransaksi dengan pembeli dari pelajar, hingga orangtua di Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Pengakuan HR dibenarkan Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto yang menyebut ganja dan sabu itu dikirim dari Aceh menggunakan jalur darat.

"HR berperan sebagai pemilik barang. Ternyata yang bersangkutan melakukan perbuatan yang sama bahkan lebih besar. Dulu dia ditangkap dengan barang bukti satu bal, sekarang ini kita lakukan penangkapan dengan barang bukti yang lebih besar," ujarnya.

Perihal peran tiga tersangka lain, Didik menjelaskan YH berperan sebagai orang yang mencari kontrakan untuk menyimpan narkoba.

Sementara FS dan DJ bertugas membantu mengedarkan narkoba di Bogor, Depok, dan Bekasi.

Dia menuturkan Sat Resnarkoba Polresta Depok akan berupaya membongkar jaringan narkoba keempat tersangka.

"Konsumennya adalah orang atau pengedar yang berada di Bogor, Depok, Bekasi. Tim masih bekerja di lapangan, tentunya kita akan berusaha maksimal melakukan penegakan hukum. Kita terapkan pasal UU Narkoba di atas 10 tahun," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved