Kasus Korupsi

Penyidik KPK Fokus Cari Dokumen IMB Meikarta saat Geledah Kantor DPMPTSP

Selama kurang lebih tujuh jam, penyidik KPK menggeledah Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bekasi.

Penyidik KPK Fokus Cari Dokumen IMB Meikarta saat Geledah Kantor DPMPTSP
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Muhammad Said, Kepala Bidang Penanaman Modal dan Perizinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bekasi, Rabu (17/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, CIKARANG - Selama kurang lebih tujuh jam, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bekasi, Rabu (17/10/2018) malam.

Dalam penggeledahan tersebut, Kepala Bidang Penanaman Modal dan Perizinan DPMPTSP Muhammad Said mendampingi tim penyidik KPK yang mulai menggeledah sekitar pukul 14.00 WIB hingga berakhir sekitar 21.00 WIB.

Said mengatakan, dalam penggeledahan tersebut penyidik KPK lebih fokus menanyakan dokomuen, berkas soal perizinan Meikarta, terutama dokumen terkait Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

"Mereka cari itu difokuskan ialah IMB yang dibawa itu dokumen-dokumen yang terkait IMB Meikarta yang sudah kita keluarkan," kata Said.

Menurut Said, IMB yang telah diterbitkan melalui tandatangan Kepala DPMPTSP Dewi Tisnawati sebanyak 24 dari 53 tower yang diajukan perizinannya.

Sebanyak 53 tower tersebut rencananya akan dibangun di atas lahan seluas 84,3 hektare yang sudah mengantongi Izin Peruntukan Penggunaan Tanah (IPPT).

"IMB-nya pun sudah dikeluarkan sebagian besar tinggal on proses tanda tangan ke bu Dewi, tapi keburu ada permasalahan ini ya sehingga tertunda, mereka (penyidik KPK) pun sudah melihat dokumen-dokumen itu," kata Said.

Dia menambahkan, proses penerbitan IMB Meikarta sudah di proses sekitar satu tahu lalu.

"Sudah kurang lebih satu tahun prosesnya, kalau kaitan dengan IMB baru kita keluarkan tiga bulan terkahir karena IMB itukan ujung dari daripada izin terhadap proses panjang peroses perizinan yang ada," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved