Takut Omzet Pendapatan Anjlok, Eks PKL JT 53 Enggan Direlokasi

"Belum daftar sampai sekarang, jujur saya masih berharap bisa berjualan di luar saja," ucapnya.

Takut Omzet Pendapatan Anjlok, Eks PKL JT 53 Enggan Direlokasi
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI
Jalan Pisangan Lama 2 yang biasanya ramai dipenuhu para PKL kini terlihat sepi, hanya ada satu dua pedagang yang terlihat masih menjajakan dagangan mereka di sepanjang jalan tersebut. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, PULO GADUNG - Sebagian besar Pedagang Kaki Lima (PKL) di eks JT 53 enggan direlokasi, pasalnya mereka takut dagangan tak akan laku bila pindah ke Pasar Enjo.

"Kalau pindah ke dalam pasti pendapatan anjlok, soalnya kalau diluar kan sudah punya pelanggan tetap," ucap Furqon (41) saat ditemui TribunJakarta.com, Minggu (21/10/2018).

Dikatakan Furqon, sebenarnya dirinya bersyukur lantaran pemerintah memberikan solusi kepadanya dan pedagang lainnya untuk berjualan di dalam Pasar Enjo, namun karena takut omzet pendapatannya menurun ia mengaku masih enggan pindah.

"Sampai saat ini juga masih banyak teman saya yang belum daftar, makanya saya ikut yang lain, masih pikir-pikir," ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Salam (50), pedagang yang sudah puluhan tahun berjualan di eks JT 53 ini mengaku belum mendaftar untuk direlokasi ke Pasar Enjo dan masih berharap pemerintah mengizinkannya kembali berjualan di luar.

"Belum daftar sampai sekarang, jujur saya masih berharap bisa berjualan di luar saja," ucapnya.

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, Jalan Pisangan Baru yang biasanya ramai oleh PKL kini sudah sepi.

Saluran air yang biasaya tertutup oleh lapa-lapak PKL pun kini sudsh kembali terlihat.

Panik Karena Rumah dan Mobilnya Dicoret-coret, Reaksi Billy Syahputra ke Sopir Jadi Sorotan

Mengenal Raden Ramzy, Suporter Tampan SMAN 34 di Honda DBL Jakarta Ternyata Masih Jomblo

Namun, nampak masih ada satu dua pedagang yang menjajakan barang dagangan mereka menggunakan peti-peti kayu.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Rabu (17/10/2018) yang lalu, Pemkot Jakarta Timur melakukan penertiban terhadap ratusan PKL di eks JT 53 Pasar Enjo.

Total sebanyak 213 lapak PKL terdampak penertiban yang dilakukan oleh Pemkot Jakarta Timur tersebut.

Guna menampung ratusan PKL tersebut, pihak pengelola Pasar Enjo telah menyiapkan 184 kios di bagian hanggar pasar.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved