11 Pelajar Jadi Tersangka Penyerangan di Cinere, Dua Orang Dibui

Kapolsek Limo Kompol M. Iskandar mengatakan 11 tersangka ditangkap di rumah masing-masing tanpa perlawanan.

11 Pelajar Jadi Tersangka Penyerangan di Cinere, Dua Orang Dibui
KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN
Ilustrasi borgol 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, LIMO - Unit Reskrim Polsek Limo menetapkan 11 pelajar sekolah menengah kejuruan di Jakarta Selatan, tersangka penyerangan yang menewaskan Rizky Ramadhan (17) pada Jumat (19/10) sekira pukul 20.30 WIB.

Kapolsek Limo Kompol M. Iskandar mengatakan 11 tersangka berinisial MT, KB, IF, FA, ER,AZ, KD, MR, SR, MDF dan MNH ditangkap di rumah masing-masing tanpa ada perlawanan.

"Ada 11 yang jadi tersangka karena terlibat penyerangan di Jalan Punak Kelurahan Pangkalan Jati. Mereka diamankan dari masing-masing rumah oleh anggota Unit Reskrim Polsek Limo tanpa ada perlawanan," kata Iskandar di saat dihubungi wartawan di Limo, Depok, Senin (22/10/2018).

Dari 11 tersangka, hanya MDF dan MNH yang ditahan karena terbukti membacok satu teman Rizky hingga menderita luka di tangan.

Sementara sembilan tersangka lain tak ditahan karena hanya terlibat dalam penyerangan yang dilakukan oleh sekira 30 pelajar.

"Dua ditahan karena terbukti melukai satu korban di bagian tangan. Sembarangan tersangka lain hanya terlibat, jadi kita kembalikan ke orangtua karena usianya masih anak," ujarnya.

Meski tak ditahan, Iskandar menegaskan mereka tetap menjalani proses hukum seusai pasal 358 tentang turut campur dalam Penyerangan atau Perkelahian.

Guna menangani sembilan tersangka tersebut, Unit Reskrim Polsek Limo bekerja sama dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas).

"Kita koordinasi dengan Bapas untuk menangani kasus ini. Mereka tidak ditahan karena usianya masih anak, jadi untuk sementara kita kembalikan ke orangtua," tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Bima Putra
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved