Serang Polisi Pakai Linggis, Komplotan Maling Keran Dihadiahi Timah Panas

Aparat Polres Tangsel menembak betis tiga tersangka komplotan maling keran yang tinggal di sebuah kontrakan di Beji, Depok, Jawa Barat.

Serang Polisi Pakai Linggis, Komplotan Maling Keran Dihadiahi Timah Panas
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Kaki para komplotan maling keran di Mapolres Tangsel, Senin (22/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Aparat Polres Tangsel menembak betis tiga tersangka komplotan maling keran yang tinggal di sebuah kontrakan di Beji, Depok, Jawa Barat.

Komplotan maling keran itu berjumlah empat orang, namun saat digrrebek di kontrakannya, hanya ada tiga pelaku, yakni Siyam alias Sam (38), Darmin alias Musang (26) dan Nana Supriana alias Supri (28).

Sedangkan satu pelaku lainnya, Dul masih buron.

Saat penangkapan pada Minggu pagi (14/10/2018), ketiga pelaku melakukan perlawanan yang membahayakan aparat.

"Tersangka melakukan perlawanan menyerang petugas dengan menggunakan linggis, sehingga diberikan tindakan tegas terukur, ditembakkan ke betis ke kaki, melumpuhkan tersangka," ujar Wakapolres Tangsel, Kompol Arman, saat gelar rilis di Mapolres Tangsel, Senin (22/10/2018).

Saat rilis, ketiga betis dari para tersangka, terlihat dilikit perban putih. Saat jalan, mereka tertatih seperti menahan sakit akibat timah lanas yang bersarang di kakinya.

Para komplotan maling keran itu melancarkam aksinya sebanyak 13 kali selama kurun waktu satu tahun.

Mereka menggasak keran dan peralatan mandi lainnya, serta MCB listrik. Sekain itu mereka juga menggasak ponsel, televisi dan laptop yang ditinggalkan di rumah ketika penghuninya sedang tidak di rumah.

Pembagian hasil curian dilakukan di kontrakannya di Beji, Depok, setelah melancarkan aksinya.

"Jadi wilayah operasinya di Tangsel, hasil melakukan pencurian dengan pemberatan, dibagi di kontrakan di wilayah Beji di Depok," ujar Arman.

Para pelaku yang ternyata residivis itu menjual langsung barang curiannya kepada siapa saja yang mau membeli.

Gasak Keran dan MCB Listrik di Perumahan Elit BSD, Begini Cara Komplotan Maling Beraksi

Komplotan Maling Keran Beraksi Belasan Kali di Tangsel, Sasar Perumahan Elite dan Raup Puluhan Juta

Sedang Menyelam Mencari Kerang, Nelayan Cilincing Temukan Tiga Buah Mortir 

"Dijual putus, ketemu orang yang mau beli, langsung dijual. Enggak ke penadah tertentu," ujar Arman.

Ketiga tersangka dijerat pasal 363 KUHPidana, dengan ancaman hukuman paling lama tujuh tahun penjara.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved