Aksi Saling Tanggapi Menteri Kelautan dengan Sandiaga Uno, Ini Jawaban Terakhir Menteri Susi

"Saya tinggal tidur," kata Susi kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (22/10/2018).

Aksi Saling Tanggapi Menteri Kelautan dengan Sandiaga Uno, Ini Jawaban Terakhir Menteri Susi
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma // Instagram/@susipudjiastuti15
Cawapres Sandiaga Uno di Beranda Kafe, Jakarta Selatan // Menteri Susi Pudjiastuti 

TRIBUNJAKARTA.COM - Tanggal 10 Oktober 2018, calon wakil presiden Sandiaga Uno menyambangi tempat pelelangan ikan di Karangsong, Indramayu, Jawa Barat.

Di sana, ia menemui nelayan yang mengeluhkan soal surat perizinan penangkapan ikan.

Para nelayan mengeluhkan tidak dapat melaut diakibatkan oleh birokrasi yang rumit.

Merespons hal itu, Sandiaga mengatakan kubunya tak akan mempersulit perizinan soal penangkapan ikan bila mereka menang dalam kontestasi pemilihan presiden 2019. Bahkan, ia berjanji birokrasi akan dipangkas.

"Prabowo-Sandi tidak akan melupakan jasa nelayan," kata Sandiaga.

Pernyataan Sandiaga tersebut membuat Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti naik pitam.

Dirinya mengkritik calon wakil presiden nomor urut dua Sandiaga Uno saat melakukan safari kampanye ke nelayan Indramayu dan menampung keluhan nelayan terkait izin kapal.

Dalam kesempatan itu, Sandiaga berjanji akan memperlancar perizinan nelayan yang merasa kesusahan izin perkapalan dan tidak melayar karena birokrasi.

Padahal, kata Susi, nelayan Indramayu dapat dikategorikan sebagai nelayan kecil dengan kapasitas kapal di bawah 10 gross tonnage dan tidak membutuhkan perizinan namun hanya wajib lapor.

"Kami tidak pernah persulit izin penangkapan ikan, kenapa demikian karena kami mau majukan perikanan indonesia, tidak ada persulit izin," kata Susi, Rabu (17/10).

Halaman
123
Penulis: wahyu tribun jakarta
Editor: Erik Sinaga
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved