Breaking News:

Ejekan Rombongan Gajah dan Tuyul di Balik Pembunuhan Satu Keluarga di Sumut, Ini Deretan Faktanya

Polda Sumatera Utara akhirnya mengungkap kasus pembunuhan satu keluarga yang terjadi di Tanjungmorawa, Deliserdang.

Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Erik Sinaga
Tribun Medan
Muhajir semasa hidup saat foto bersama anaknya. 

TRIBUNJAKARTA.COM, MEDAN - Polda Sumatera Utara akhirnya mengungkap kasus pembunuhan satu keluarga yang terjadi di Tanjung Morawa, Deli Serdang.

AG yang menjadi otak pelaku pembunuhan sekeluarga tewas ditembak petugas.

Sedangkan rekan pelaku, R berhasil dilumpuhkan.

Tim gabungan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut bersama Polres Deliserdang membongkar tempat persembunyian kedua pelaku di Pekanbaru, Riau.

Mengutip Tribun Medan, petugas mendapat informasi keberadaan keduanya setelah menjadi buronan polisi dalam kasus pembunuhan manager PT Domas Muhajir dan keluarganya.

Motif Dendam

Tersangka R terisak-isak menyebut sangat menyesal turutserta dalam pembunuhan keluarga Muhajir di depan Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto, Senin (22/10/2018).
Tersangka R terisak-isak menyebut sangat menyesal turutserta dalam pembunuhan keluarga Muhajir di depan Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto, Senin (22/10/2018). (TRIBUN MEDAN/SOFYAN AKBAR)

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto mengatakan motif pelaku membunuh manager PT Domas Muhajir dan keluarganya karena dendam.

Korban sering mengejek para terangka.

”Hasil pemeriksaan, tersangka dendam karena suka diejek keluarga korban,” kata Agus, Senin (22/10/2018).

Namun, orang nomor satu di Polda Sumut ini tidak merincikan masalah yang terjadi antara pelaku dan korban.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved