Beri Waktu 2 Bulan Penunggak Lunasi Pajak, Pemkot Jakarta Timur Bakal Kerjasama dengan KPK

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur memberikan tenggat waktu hingga bulan Desember bagi penunggak pajak yang belum membayarkan kewajibannya.

Beri Waktu 2 Bulan Penunggak Lunasi Pajak, Pemkot Jakarta Timur Bakal Kerjasama dengan KPK
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Wali Kota Jakarta Timur M Anwar saat ditemui awak media di komplek TMII, Rabu (24/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur memberikan tenggat waktu hingga bulan Desember bagi para penunggak pajak yang belum membayarkan kewajibannya.

Wali Kota Jakarta Timur M. Anwar berharap, pada akhir bulan Desember mendatang, para penunggak pajak sudah melunasi tunggakannya sehingga pihaknya bisa mencapai target pemasukan PBB P2.

"Yang jelas hari ini sampai Desember akhir kita akan tunggu pembayaran mereka semua dalam rangka pencapaian target PBB P2 Jaktim," ungkapnya di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (24/10/2018).

Hingga saat ini, Anwar juga masih mempertanyakan soal penunggakan pajak oleh beberapa tempat usaha besar di wilayahnya.

"Tamu mereka kan banyak, tapi kenapa tidak bayar? Apa uang itu diputar dulu atau bagaimana kami jugs enggsk tahu," ujarnya.

Untuk itu, ia mengaku akan bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengaudit badan usaha yang masih belum membayar kewajiban membayar pajak.

"Kami akan bekerjasama dengan KPK untuk mengaudit mereka, kenapa enggak bayar, perusahaannya kan enggak pailit," kata Anwar.

Sebelumnya, pihak Pemkot Jakarta Timur memasang pelang dan spanduk penunggak pajak di empat lokasi berbeda di Kecamatan Pasar Rebo dan Kecamatan Cipayung.

Tiga Wahana di TMII Dipasangi Pelang Tunggak Pajak, Anies Sindir Begini

Wali Kota Jakarta Timur: Pemasangan Pelang untuk Efek Jera Bagi Penunggak Pajak

Apartemen Titanium dan Sejumlah Wahana di TMII Dipasangi Pelang Tunggak Pajak

Empat lokasi tersebut ialah Apartemen Titanium, Pasar Rebo dan beberapa wahana di TMII, seperti Snowbay, Desa Wisata, dan skylift kereta gantung.

Selain empat titik tersebut, masih ada 146 lokasi lainnya yang secara bertahap akan dipasangi pelang dan spanduk penunggak pajak.

"Kini akan kami lakukan terus, mungkin lusa ditempat lain, kami lakukan supaya mereka jera dan segera membayar," kata Anwar.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved