Ingin Minimalkan Bau Air Kali, Sudin SDA Jakbar Terkendala Dana dan Lahan
Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kota Jakarta Barat berupaya meminimalisir bau air yang terdapat di sejumlah kali yang berada di Jakarta Barat.
Penulis: Novian Ardiansyah | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Novian Ardiansyah
TRIBUNJAKARTA.COM, KEMBANGAN - Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kota Jakarta Barat berupaya meminimalisir bau air yang terdapat di sejumlah kali yang berada di Jakarta Barat.
Kasudin SDA Jakarta Barat, Imron mengatakan, untuk meminimalisir bau air kali, pihaknya juga sudah membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di beberapa titik.
Namun, diakui Imron, pembangunan IPAL untuk menghilangkan bau air kali belum merata.
Pasalnya, pembangunan IPAL tersebut terkendala dengan mahalnya biaya yang dibutuhkan.
"Sekitar Rp 1 miliar lebih, yang utama adalah lahan, paling enggak 200 meter untuk yang pakai alat. Kalau untuk yang enggak pakai alat bisa lebih dari itu," ucap Imron di Kantor Sudin SDA Jakarta Barat, Rabu (24/10/2018).
Imron mengatakan, nantinya air kali akan diolah dengan IPAL sehingga dapat mengurangi bau hingga menjadikan air kali menjadi air baku yang bisa digunakan.
Ia mencontohkan dengan IPAL yang sudah dibangun di beberapa titik rumah susun, seperti di Rusun Damkar Cengkareng, Rusun Damkar Kalideres, dan Rusun Bambu Larangan.
"Jadi itu aliran dari rumah warga ditampung dan diolah jadi air baku. Rusun Kebersihan dan Rusun Damkar di Cengkareng sudah dibangun dua bulan lalu. Air limbah rumah tangga diolah jadi bersih, masih air baku bisa buat mandi," tutur Imron.
Imron menambahkan, jika Sudin SDA Jakarta Barat juga sudah mewacanakan pembangunan IPAL di Kali Cibubur, Krendang, Tambora, Jakarta Barat untuk mengurangi bau air kali.
• Banjir Masih Terjadi di Wilayah Jakarta Barat Dipicu Ukuran Trase Kali Tak Ideal
• Siang ini Wakil Wali Kota Jakarta Barat Audensi dengan PGRI Jakbar
• RPTRA Budi Mulia di Pademangan Barat Jadi Tempat Favorit Warga untuk Berkumpul
Namun, kata Imron, pembangunan tersebut juga belum terealisaai karena terkendala besarnya biaya yang harus dikeluarkan.
"Memang rencananya di Kali Cibubur itu mau dibikin semacam long storage atau tampungan air panjang, tapi nanti biar enggak bau harus diolah dulu pakai IPAL. Cuma teknologinya mahal dan lahannya mau ditaruh di mana alatnya," kata Imron.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/mancing_20180930_182926.jpg)