Misteri Bau Menyengat Resahkan Warga Pondok Pinang Terjawab, Ternyata Ini Penyebabnya

Gunung sampah yang tertimbun tanah hasil urukan itu pada bagian permukaannya terlihat retakan dengan diameter sekitar 20 centimeter.

Misteri Bau Menyengat Resahkan Warga Pondok Pinang Terjawab, Ternyata Ini Penyebabnya
Warta Kota/Hamdi Putra
Gunung sampah yang tertimbun tanah hasil urukan setinggi 10 meter pada bagian permukaannya yang retak mengeluarkan asap bau menyengat hingga tercium dalam radius 2,5 kilometer. Gunung sampah ini berada di bantaran Kali Pesanggrahan, RT 10 RW 03, Bintaro, Jakarta Selatan, Selasa (23/10/2018).  

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOKPINANG - Misteri bau asap menyengat di Jalan Haji Muhi, Pondok Pinang, Jakarta Selatan, akhirnya terjawab.

Setelah dilakukan penelusuran pada Selasa (23/10/2018), bau menyengat itu bersumber dari gunung sampah yang tertimbun tanah hasil urukan setinggi 10 meter.

Dari lokasi sumber bau ke Jalan Haji Muhi Pondok Pinang memiliki jarak sekitar 2 -sampai 2,5 kilometer.

Dengan demikian dapat diartikan bahwa bau menyengat tercium hingga radius 2,5 kilometer.

Gunung sampah yang tertimbun tanah hasil urukan itu pada bagian permukaannya terlihat retakan dengan diameter sekitar 20 centimeter.

Dari retakan tersebut muncul kepulan asap tipis yang diduga berasal dari sampah yang terbakar pada bagian dasar gunung sampah.

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan, Syafrudin, telah menerjunkan anggotanya untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap sumber bau.

"Sudah dicek ke TKP Pak. Sumber bau berasal dari sampah yang terbakar di bawah urukan tanah. Sepertinya masih ada sampah lama yang terbakar di bawah tanah yang dapat dilihat dari kepulan asap tipis yang naik ke permukaan tanah urukan yang retak-retak," ujar Syafrudin kepada Warta Kota, Selasa sore.

Pihaknya masih akan terus melakukan penelitian guna memastikan apakah asap dan bau tersebut mengandung zat-zat yang berbahaya bagi kesehatan.

Diberitakan sebelumnya, selain di Pondok Aren, Tangerang Selatan, bau asap misterius juga tercium di Jalan Haji Muhi, Pondok Pinang, Jakarta Selatan.

Halaman
123
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved