Terkait Dua Pelajar Tewas di Cinere Akibat Tawuran, Lurah Pondok Labu Beri Imbauan Ini

Tewasnya dua pelajar akibat terlibat tawuran belakangan ini, mendapatkan perhatian dari Lurah Pondok Labu, Siti Fauziah Ghozali.

Terkait Dua Pelajar Tewas di Cinere Akibat Tawuran, Lurah Pondok Labu Beri Imbauan Ini
TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Lurah Pondok Labu, Siti Fauziah Ghozali di RPTRA Pinang Pola, Cilandak, Jakarta Selatan pada Kamis (25/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, CILANDAK - Tewasnya dua pelajar akibat terlibat tawuran belakangan ini, mendapatkan perhatian dari Lurah Pondok Labu, Siti Fauziah Ghozali.

Ia merasa prihatin dengan aksi bengis pelajar saat tawuran hingga memakan korban jiwa.

Pasalnya, wilayahnya menjadi perlintasan para pelajar yang terlibat tawuran di bilangan Cinere, Limo, Jawa Barat itu.

Hal itu disampaikannya saat mengadakan acara "Sosialisasi Antisipasi dan Pencegahan Tawuran Pelajar" di RPTRA Pinang Pola, Cilandak, Jakarta Selatan.

"Keresahan pasti, karena di wilayah ini menjadi perlintasan. Kemarin kejadian yang di perbatasan dengan Cinere itu menewaskan dua orang," katanya kepada TribunJakarta.com, Kamis (25/10/2018) di lokasi.

Untuk itu, ia menggalakkan sejumlah anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) untuk menyisir lokasi di wilayahnya.

Warga Duga Longsor di Kali Tanah Baru Depok Akibat Mampetnya Drainase

Saringan Sampah Sunter Kresek Dinilai Siap Menghadapi Musim Penghujan

"Mereka (FKDM) menyisir di wilayah kami yang rawan anak-anak nongkrong. Mereka itu intelnya kelurahan," terangnya.

Selain menjadi jalur perlintasan, ada sejumlah titik di wilayah Pondok Labu yang menjadi tempat berkumpul pelajar selepas pulang sekolah.

"Di jalan Bangau, Komplek AL karena disitu sepi, di belakang SMP 85, dan di Taman Wijaya Kusuma. Mereka kumpul disana," paparnya.

Fauziah kemudian berharap agar para siswa tidak berkumpul lantaran dapat memicu perkelahian atau tawuran antar pelajar.

"Saya harap anak-anak tidak nongkrong-nongkrong di tempat rawan. Biasanya tawuran itu siapapun bisa jadi korban," tandas dia.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved