Atasi Banjir Cakung Timur, Pemkot Jakarta Timur Akan Panggil Pengembang JGC

Pihak Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur akan segera memanggil pihak pengembang Komplek Jakarta Garden City (JGC)

Atasi Banjir Cakung Timur, Pemkot Jakarta Timur Akan Panggil Pengembang JGC
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Wali Kota Jakarta Timur M. Anwar bersama dengan pihak pengembang JGC saat meninjau saluran air di komplek tersebut, Jumat (26/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Pihak Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur akan segera memanggil pihak pengembang Komplek Jakarta Garden City (JGC) guna menanggulangi banjir yang acap kali terjadi di RW 09, Cakung Timur saat musim hujan tiba.

Hal ini diutarakan langsung oleh Wali Kota Jakarta Timur M. Anwar saat meninjau saluran air yang ada di Komplek JGC, Cakung Timur, Cakung, Jakarta Timur.

"Insya Allah Senin saya panggil pihak pengembang JGC, harapan saya tahun ini tidak akan banjir lagi, biar warga merasa nyaman," ucapnya, Jumat (26/10/2018).

Dikatakan Anwar, pemanggilan ini terkait rencana pembangunan crossing saluran di dalam Komplek JGC untuk menanggulangi banjir yang kerap terjadi di RW 09 sejak pembangunan perumahan tersebut 10 tahun silam.

"Kalau (banjir) itu sejak pengembangan JGC di tahun 2008, saya juga baru dapat laporan dari warga melalui SMS dan WA," ujarnya.

Pihak Kampus ISTN Bakal Beri Sanksi Tegas pada Mahasiswa yang Positif Konsumsi Narkoba

Cerita Pedagang Perlengkapan Pesta di Pasar Santa, Pernah Alami Sepi Pembeli Hingga Dua Hari

Proses pembuatan crossing saluran ini sendiri akan dilakukan secepatnya setelah pihaknya memanggil pengembang JGC.

"Bila bertemu (pihak pengembang JGC) Senin, Selasa atau Rabu langsung kami kerjakan, pokoknya secepat mungkin," ucapnya.

Kepala Seksi Pemeliharaan Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Timur Yose Rizal, mengatakan, sejak adanya proyek pembangunan JGC, area yang berada di belakang komplek tersebut, tepatnya di RW 09 sering dilanda banjir.

"Kalau banjir genangannya cukup tinggi, sekitar 50 hingga 80 sentimeter," ujarnya.

Ia berharap dengan pembangunan crossing saluran air tersebut bisa menjadi alternatif cara untuk mengatasi banjir.

"Insya Allah kalau ada crossing enggak ada banjir lagi, ini salah satu alternatif untuk menindaklanjuti tuntutan warga," kata Yose.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved