CPNS 2018

1.436 Peserta Ikuti Tes CPNS Badan Siber dan Sandi Negara Pada Sabtu 27 Oktober 2018

Sebanyak 1.436 peserta mengikuti seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS 2018 Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang digelar Sabtu (27/10/2018).

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Kurniawati Hasjanah
TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Para peserta CPNS BSSN sedang berbaris sebelum memasuki ruangan tes di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Sabtu (27/10/2018) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMBANGAN - Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) digelar di Kantor Wali Kota Jakarta Barat pada Sabtu (27/10/2018).

Koordinator Pelaksana SKD CPNS BSSN, Trias Tujantoro mengatakan ada 1436 peserta yang mengikuti seleksi CPNS BSSN. 

"Di BSSN seleksinya memang hanya hari ini saja di Kantor Wali Kota Jakarta Barat," kata Trias  ditemui TribunJakarta.com.

Kubu Prabowo Anggap Pidato Game Of Thrones Jokowi Promosi Kekerasan, Adian: Hatinya Penuh Kebencian

Cucu Bung Hatta Protes Kakeknya Disamakan Sandiaga Uno, Cawapres Prabowo Tanggapi Santai

Trias menjelaskan tes hari ini dibagi ke dalam empat sesi, dimana dalam satu sesi diikuti oleh 400 peserta. 

Peserta diminta menjawab 100 pertanyaan menggunakan komputer yang meliputi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU) dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

"Waktu yang diberikan selama 90 menit, nantinya hasil tes itu bisa diketahui beberapa jam setelah tes berakhir," kata Trias.

Sederet Aturan Pakaian saat Tes CPNS, Jilbab Hingga Larangan Pakai Jam Tangan

Gagal Cetak Kartu Ujian Seleksi Kompetensi Dasar CPNS 2018 di sscn.bkn.go.id? Intip Tipsnya!

Lokasi tes yang hanya diadakan di Jakarta membuat para peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia rela menempuh perjalanan jauh demi bisa mengikuti seleksi ini.

Satu diantaranya yakni Lia Tania (22) yang berasal dari Bandung, Jawa Barat.

Lulusan Akuntansi Universitas Padjajaran ini mendaftar di BSSN karena lebih realistis lantaran saingannya tidak terlalu banyak dibanding instansi atau kementerian lain.

"Karena saya realistis saja, disini kan pendaftarnya tidak terlalu banyak jadinya kemungkinannya saingannya lebih sedikit. Makanya enggak apa-apa dari Bandung ke Jakarta buat tes ini," kata Lia. 
 

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved