Piala Asia U 19
Aiptu Samiin Beri Siraman Rohani Usai Salat Magrib Berjamaah kepada Suporter Timnas
Samiin yang bertindak selaku imam salat itu kemudian langsung beranjak berdiri untuk bertausiyah selesainya memimpin Salat Magrib.
Penulis: Novian Ardiansyah | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Novian Ardiansyah
TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Aiptu H. Samiin tak sungkan membagi ilmu agamanya melalui tausiyah atau siraman rohani yang ia lakukan di Masjid Al Manar, Kantor TVRI, Jakarta Pusat.
Siraman rohani itu ia berikan seusai menjadi imam Salat Magrib di Masjid Al Manar tersebut.
Secara kebetulan, para makmum salat magrib berjamaah itu ialah para suporter Timnas Indonesia.
Diketahui, para suporter tersebut sengaja datang ke Gelora Bung Karno untuk menyaksikan langsung jalannya pertandingan perempat final Piala AFC U-19 antara Indonesia melawan Jepang.
Pantauan TribunJakarta.com, tidak sedikit dari suporter yang memilih meluangkan waktu lebih dulu untuk Salat Magrib berjamaah di Masjid Al Manar, TVRI sebelum masuk ke kawasan GBK.
Samiin yang bertindak selaku imam salat itu kemudian langsung beranjak berdiri untuk bertausiyah selesainya memimpin Salat Magrib.
Samiin yang memiliki latar belakang pendidikan di pesantren itu mengatakan, jika memberikan tausiyah usai Salat Magrib itu memang sudah menjadi kebiasaan yang cukup sering ia lakukan.
"Ya kalau di sini baru ini, insyaallah jika imam tidak ada kalau di keluarga, di kantor ya kita saling mengingatkan," kata Samiin di Masjid Al Manar, Minggu (28/10/2018).
• Pelari Electric Jakarta Marathon Meninggal, Baiknya Lakukan 4 Hal Ini Sebelum Mencoba Marathon
• Timnas U-19 Indonesia Tertinggal Satu Gol dari Jepang pada Babak Pertama
Samiin sendiri merupakan anggota kepolisian lalu lintas yang sehari-hari bertugas di Samsat Jakarta Utara.
Adapun isi siraman rohani yang diberikan oleh Samiin yaitu tentang penggalan ayat suci Al Quran yang berbunyi 'Ya Ayyuhalladzina Aamanu' yang berarti Wahai orang-orang yang beriman.
"Mudah-mudahan yang saya bawakan tadi artinya memanggil wahai orang beriman, itu Allah sayang betul manggilnya lembut. Sudah tinggalkan kesibukan kalian, sudah masuk dulu nih Salat Magrib nih, jangan dilalaikan, karena nanti bisa merugi," tutur Samiin.
"Karena panggilan ada tiga saja. Ada panggilan adzan, panggilan haji ke Mekah, dan panggilan malaikat Izrail artinya panggilan kematian istilahnya panggilan yang terakhir," sambung Samiin.
Ia pun mendoakan jika suporter Timnas Indonesia yang menyempatkan waktunya untuk Salat Magrib berjamaah termasuk dalam golongan orang-orang beriman sebagaimana dalam penggalan ayat tersebut.
"Intinya panggilan saja ke seluruh suporter ya orang beriman mudah-mudahan, insyaallah dengan perwakilan suporter ini bisa memberikan kenyamanan, keademan, kesejukan, suasana yang indah, tertib di jalan karena Allah yang jaga semuanya,"
Sebagai aparat keamanan yang berjaga, Samiin pun turut mengimbau kepada para suporter agar tetap tertib apa pun hasil yang diraih oleh Timnas Indonesia dalam laga melawan Jepang.
"Tolong jaga ketertiban menang kalah ya sudah ditentukan yang penting suportif, kita jaga persahabatan, jaga ketertiban," ujar Samiin.