Lion Air JT610 Jatuh

5 Anggota Keluarga Jadi Korban Lion Air JT610, Idariyani Menangis Histeris di Posko Bandara Halim

Idariyani menangis histeris saat tiba di Crisis Center Bandara Halim Perdana Kusuma untuk melaporkan keluarganya yang menjadi korban Lion Air JT610.

5 Anggota Keluarga Jadi Korban Lion Air JT610, Idariyani Menangis Histeris di Posko Bandara Halim
TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Idariyani menangis histeris di Crisis Center Bandara Halim Perdana Kusuma. Lima anggota keluarganya adalah penumpang Lion Air JT 610. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Idariyani menangis histeris saat tiba di Crisis Center Bandara Halim Perdana Kusuma untuk melaporkan keluarganya yang menjadi korban Lion Air JT610.

Wanita itu tampak harus dipapah oleh anggota keluarganya sejak turun dari minibus menuju ruangan Crisis Center.

Ia datang dari Bangka Barat, Bangka Belitung untuk mendapat informasi terbaru tentang anggota keluarganya yang menjadi penumpang Lion Air JT610.

Total ada lima anggota keluarga Idariyani yang menjadi penumpang dari pesawat Lion Air JT610 jurusan Jakarta-Pangkalpinang yang jatuh di perairan Tanjung Karawang.

Para korban yakni anaknya bernama Amelia Restia, kemudian Widjaya Daniel selaku suami Amelia.

Idariyani menangis histeris di Crisis Center Bandara Halim Perdana Kusuma. Lima anggota keluarganya adalah penumpang Lion Air JT 610.
Idariyani menangis histeris di Crisis Center Bandara Halim Perdana Kusuma. Lima anggota keluarganya adalah penumpang Lion Air JT 610. (TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra)

Kemudian Widjaya Radhika yang masih anak-anak, Widjaya Rafeeza bayi serta Widjaya Krisma.

"Yaa Allah, seandainya ada masyarakat baik di laut atau di darat tolong kembalikan anak saya ke Bangka," ucap Idariyani sambil menangis ketika berada di crisis center Bandara Halim Perdana Kusuma, Selasa (30/10/2018).

Sambil menangis, Idariyani sempat memberitahukan ‎beberapa ciri-ciri fisik dari anggota keluarganya yang menjadi penumpang pesawat nahas tersebut.

"Anak saya itu punya bekas luka di tangan sama ada daging tumbuh di dekat kupingnya pak, ya Allah tolong selamatkan anak saya dari maut ya Allah," kata Idariyani sambil terus menangis.

151 Keluarga Korban Lion Air JT610 Berikan Data Pendukung Identifikasi Jenazah di RS Polri

Korban Lion Air JT610, Ibnu Terbang ke Pangkalpinang untuk Wajib Kerja Dokter Spesialis

Banyak Temannya Jadi Korban Jatuhnya Pesawat Lion Air JT-610, Anggota DPD RI Kunjungi Crisis Center

Setelah membuat laporan ke Crisis Center, Idariyani pun langsung diangkut menuju Hotel Ibis, Cawang, Jakarta Timur‎.

"Kita mau bawa ke Hotel Ibis dulu, baru nanti kita bawa ke RS Polri," kata seorang petugas Crisis Center.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved