Breaking News:

Pengerjaan Proyek JPM Tanah Abang Belum Selesai, PKL Gelar Lapak di Jalan Jatibaru

Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang masih belum dapat digunakan hingga hari ini, Rabu (31/10/2018).

TribunJakarta.com/Leo Permana
Pekerja proyek JPM Tanah Abang yang melintas di tengah PKL yang berjualan di Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (31/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Leo Permana

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang masih belum dapat digunakan hingga hari ini, Rabu (31/10/2018).

Pantauan TribunJakarta.com, di lokasi masih ada pekerja yang mengerjakan proyek JPM di beberapa titik lokasi.

Di antaranya bagian ramp, bagian atas JPM dan trotoar.

Jalan Jatibaru pun ditutup bagi pengendara karena masih ada pengerjaan proyek.

Hal itu dimanfaatkan PKL untuk berjualan di sepanjang Jalan Jatibaru tersebut.

Di antaranya ada pedagang makanan serta minuman , pakaian dan asesoris.

Sebelumnya, Pimpinan Proyek JPM Tanah Abang dari PD Pembangunan Sarana Jaya, Stefani Dwi mengatakan jika proyek pada Selasa (30/10/2018) sudah 88 persen.

Ini Penyebab Lambatnya Penyelesaian Proyek JPM Tanah Abang

Pimpinan Proyek JPM Tanah Abang Sebut Progres Pembangunan Sudah Capai 88 Persen

Stefani pun memastikan jika pada hari ini, pedagang dapat berjualan di kios-kios yang berada di JPM Tanah Abang.

"Sudah, sudah bisa digunakan dan pedagang juga sudah mendapat sosialisasi mengenai hal itu," kata Stefani saat dikonfirmasi, Selasa (30/10/2018).

Sementara itu, Dirut PD Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan mengatakan proses pembangunan terhambat di antaranya karena adanya pedagang tersebut.

"Kalau lihat lapangan itu belum selesai, tinggal sedikit lagi kan. Sebaiknya kalau peresmian harus sudah selesai 100 persen, karena belum selesai, jadi kita undur," kata Yoory, Selasa (30/10/2018).

"Setelah jalan (Jatibaru Raya) dibuka, jadinya kan para pekerja enggak bisa leluasa. Kedua, pedagang juga tetap berjualan di pinggiran, (sehingga) luas area kerja kita jadi lebih sempit," lanjut dia.

Yoory memprediksi, peresmian skybridge dapat dilakukan pekan depan.

"Saya mau sebenarnya nggak lebih dari seminggu ke depan sudah jadi, kita tunggu arahan Gubernur juga," tukasnya.

Penulis: Leo Permana
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved