DBL DKI Jakarta

Gagal Maju Final di DBL Jakarta East Region, SMA Al Maruf Bermain Dalam Tempo Cepat

Pertandingan perempat final Honda DBL Jakarta East Region, SMA Al Maruf Jakarta bermain dalam tempo yang cepat melawan SMAN 61 Jakarta.

Gagal Maju Final di DBL Jakarta East Region, SMA Al Maruf Bermain Dalam Tempo Cepat
TribunJakarta/Ega Alfreda
SMAN 61 Jakarta melawan SMA Al Maruf Jakarta dalam babak perempat final pada Honda DBL Jakarta East Region di GOR Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (31/10/2018) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Pertandingan perempat final Honda DBL Jakarta East Region, SMA Al Maruf Jakarta bermain dalam tempo yang cepat melawan SMAN 61 Jakarta.

Tim basket putra SMA Al Maruf Jakarta tampak bermain sangat cekatan dan penuh serangan balik dari awal kuarter 1 hingga akhir kuarter 4.

Permainan cepat ditunjukkan semua pemain SMA Al Maruf Jakarta terutama pemain bernomor punggung 6, Zidane.

Namun, tekanan demi tekanan untuk SMAN 61 Jakarta belum berbuah manis sebab SMA Al Maruf Jakarta gagal maju ke babak final dengan torehan skor akhir 21 - 30.

"Tipikal Al Maruf ini bermain basket dengan tempo cepat," ujar Pelatih SMA Al Maruf Jakarta, Angga Muhammad Rhamdani di GOR Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (31/10/2018).

Terlihat dari sejak awal pertandingan, SMA Al Maruf Jakarta selalu menampilkan serangan balik yang begitu cepat membuat lawannya kewalahan dalam mengejar.

Pertandingan pun berlangsung panas dan sengit, foul pun sering terjadi diantara kedua tim basket tersebut.

Hingga, satu pemain dari SMAN 61 Jakarta bernomor punggung 13 harus menerima fall out sebab sudah melakukan foul sebanyak lima kali.

Aksi Terpuji Suporter di Babak Semifinal Honda DBL DKI Jakarta East Region 2018

Kepala Sekolah SMAN 21 Jakarta Bangga Muridnya Melaju ke Partai Puncak Honda DBL DKI Jakarta

Lolos Babak Final DBL East Region, Tim Basket Putri SMAN 36 Siapkan Mental yang Kuat

Walau bermain cepat dan penuh tekanan, SMAN 61 Jakarta tetap bertahan dari serangan SMA Al Maruf Jakarta dengan pertahanan yang ketat.

"Kendala tim kami faktor fisik, sangat kelelahan. Kami tidak ada istirahat, mereka istirahat sehari saja. Kalau dari segi bermainnya mereka berimbang," jelas Angga.

Dari situ, menyebabkan sektor pertahanan SMA Al Maruf Jakarta sedikit kendor dan gagal maju ke babak final.

"Kita kan tim debutan. Target saya sebenarnya gak muluk-muluk, bermain dengan bagus dan bisa masuk big four," sambung Angga.

Nantinya, SMAN 61 Jakarta akan berhadapan dengan SMAN 21 Jakarta dalam laga final Honda DBL Jakarta East Region pada Jumat (2/11/2018) di GOR Pulogadung, Jakarta Timur.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved