Polisi Tangkap 3 Mahasiswa Makassar Pembawa Senjata Api Rakitan dan Anak Panah Buat Tawuran

Polisi menangkap tiga mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar karena memiliki senjata api (senpi) rakitan dan puluhan anak panah.

Polisi Tangkap 3 Mahasiswa Makassar Pembawa Senjata Api Rakitan dan Anak Panah Buat Tawuran
ISTIMEWA
Ilustrasi tahanan 

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASSAR - Polisi menangkap tiga mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar karena memiliki senjata api (senpi) rakitan dan puluhan anak panah beserta ketapelnya.

Anak panah serta senjata api rakitan itu diduga akan mereka gunakan untuk tawiran.

Dikutip dari Kompas.com, ketiga mahasiswa yang diamankan polisi berinisial AM (20), AA (22), dan IR (24).

Ketiganya ditangkap polisi saat berada di Sekretariat HIMJIP Fakultas Sospol Unismuh Makassar.

Kasubag Humas Polrestabes Makassar AKP Diaritz Felle kepada wartawan, Kamis (1/11/2018) mengatakan, dari ketiga mahasiswa itu diamankan satu pucuk senpi dan 30 anak panah serta 2 buah katapelnya yang disimpan dalam tas.

“Awalnya, polisi dari Polsekta Rappocini dan Polsekta Tamalate melakukan penggeledahan di Sekretariat HIMJIP Fakultas Sospol Unismuh Makassar. Ketiga tersangka berada di dalam sekretariat itu dan ditemukan ransel berisikan sepucuk senpi rakitan, anak panah beserta ketapelnya yang hendak digunakan tawuran,” kata Diaritz.

Diaritz menuturkan, ketiga mahasiswa tersebut langsung digiring keluar kampus Unismuh dan dibawa ke Markas Polsekta Rappocini, guna proses hukum lebih lanjut.

Kasus Begal Sasar Mahasiswa, Polisi Pastikan Modus Baru

Polisi Masih Selidiki Kasus Begal Berujung Penyekapan yang Dialami Mahasiswa Unisma Bekasi

Polisi Masih Selidiki Kasus Begal Berujung Penyekapan yang Dialami Mahasiswa Unisma Bekasi

“Setelah dilakukan interogasi lebih lanjut, ketiga tersangka mengakui senjata api rakitan dan puluhan anak panah itu merupakan miliknya. Diakui juga oleh ketiga tersangka, senjata tajam tersebut telah mereka gunakan saat melakukan tawuran mahasiswa antar-fakultas di Unismuh,” ungkap dia.

Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved