Lion Air JT610

Tanggapan Bos Lion Air Rusdi Kirana Masalah Delay, Diprotes Pengamat Penerbangan

Perbincangan antara Karni Ilyas dengan Rusdi Kirana itu membahas soal permasalahan delay yang sering terjadi di maskapai penerbangan Lion Air.

Tanggapan Bos Lion Air Rusdi Kirana Masalah Delay, Diprotes Pengamat Penerbangan
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Raut haru terlihat dari wajah Rusdi Kirana, pendiri Lion Air saat menemui keluarga korban JT610 di ruang Crisis Center, Hotel Ibis, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Karni Ilyas, pembawa acara tayangan Indonesia Lawyers Club mengaku pernah berbincang dengan pemilik Lion Air, Rusdi Kirana.

Perbincangan antara Karni Ilyas dengan Rusdi Kirana itu membahas soal permasalahan delay yang sering terjadi di maskapai penerbangan Lion Air.

Obrolan yang terjadi dengan Rusdi Kirana itu diceritakan lagi oleh Karni Ilyas dalam tayangan Indonesia Lawyers Club, Selasa (30/10/2018).

Awalnya, Karni Ilyas sedang menyimak protes yang disampaikan oleh seorang pengamat penerbangan, Ruth Hanna Simatupang.

Dalam tayangan tersebut, Ruth Hanna Simatupang tampak melayangkan protes kepada Lion Air karena punya catatan delay yang tinggi.

Bahkan diakui Ruth Hanna Simatupang, Lion Air nyatanya hanya bisa memberangkatkan satu penerbangan dengan tepat waktu.

Padahal menurut Ruth Hanna Simatupang, Lion Air memiliki jadwal dan rute penerbangan yang banyak.

Namun, banyaknya rute dan jadwal penerbangan itu sama dengan jumlah delay yang juga tinggi.

"Lion Air ini banyak sekali rutenya dan banyak sekali jam penerbangannya. Tapi pada kenyataannya yang bisa betul-betul jalan dalam satu penerbangan itu mungkin hanya satu. Karena yang lainnya itu delay," ujar pengamat penerbangan.

Tak hanya itu, Ruth Hanna Simatupang juga menyebut bahwa tahun ini, Lion Air memiliki catatan perihal delay terburuk.

Halaman
1234
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved