Lion Air JT610 Jatuh

Jadi Korban Lion Air PK-LQP, 4 Keluarga Bayu Sempat Naik Pesawat Sama dari Denpasar

Sudah lima hari ini Bayu Saputra (26) terus meratapi foto bersama keempat anggota keluarganya yang turut menjadi korban Lion Air PK-LQP.

Jadi Korban Lion Air PK-LQP, 4 Keluarga Bayu Sempat Naik Pesawat Sama dari Denpasar
Istimewa
Bayu bersama anggota keluarganya yang jadi korban Lion Air PK-LQP berfoto di depan pesawat Lion Air di Bandara Soekarno Hatta pada Jumat (26/10/2018). 

"Di pesawat yang dari Bali ke Jakarta itu kan abangku juga bareng dengan keluarga dari Bogor yang ikut gathering di Bali. Nah saudara saya yang di Bogor itu sempat merekam pas di dalam pesawat dari Bali itu pada panik karena ada masalah pesawatnya," kata Bayu.

Bayu menuturkan dirinya mendapat informasi tentang adanya pesawat Lion Air tujuan Jakarta-Pangkalpinang mengalami hilang kontak saat sedang berada di perjalanan menuju tempat tinggalnya di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan‎.

"Saya pas sampai di Palembang itu nginap dulu semalam di hotel karena istri saya yang lagi hamil sempat alami pendarahan. Senin paginya saya baru pulang mau ke PALI, tapi pas dijalan saya dapat kabar kakak saya jadi korban pesawat jatuh," ujar Bayu.

Mendengar kabar duka itu, Bayu pun memutuskan kembali ke Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II untuk mendapatkan informasi terkait anggota keluarganya.

Sedangkan sang istri terpaksa meneruskan perjalanan ke PALI bersama anggota keluarga yang menjemputnya.

"Seluruh pakaian kotor saya pas di Bali pun masih saya bawa di koper karena saya langsung ‎balik ke Bandara tanya ke Lion Air disana dan terbang ke Jakarta hari itu juga," kata Bayu.

Sampai hari ini, Bayu menyebut belum ada satu pun anggota keluarganya yang teridentifikasi. Barang milik mereka pun juga belum ada yang berhasil ditemukan.

Untuk sampel DNA orangtua, Bayu mengatakan pihak Dinas Kesehatan ‎Kabupaten PALI telah mendatangi rumah orangtuanya di PALI.

"Orangtua saya itu sudah tua, untungnya pihak pemerintah setempat sangat respon cepat dan datang kerumah untuk ambil sampel DNA. Sekarang sampel DNA sudah ada di RS Polri‎ sejak Rabu malam," kata Bayu.

Kini wajah Bayu pun terlihat lemas dan sedikit pucat karena sejak Senin ia mengaku kurang istirahat.

Sudjiwo Tedjo Tanggapi Video Viral Pengendara Tuntun Motornya di Depan Rumah Korban Lion Air PK-LQP

Total RS Polri Telah Terima 65 Kantong Jenazah Korban Lion Air PK-LQP

Basarnas Serahkan Puing-puing Lion Air PK-LQP ke KNKT

"Sedih terus aku kalau lihat foto ini, tidur pun enggak bisa selalu gelisah bawaannya. Paling lama tidur itu cuma satu jam," kata Bayu yang berharap anggota keluarganya segera ditemukan.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved