Lion Air JT610 Jatuh

180 Keluarga Penumpang Lion Air PK-LQP Telah Serahkan Sampel DNA

RS Bhayangkara Tk I R. Said Sukanto telah mendapatkan 180 sampel DNA dari pihak keluarga penumpang Lion Air PK-LQP di posko antemortem.

180 Keluarga Penumpang Lion Air PK-LQP Telah Serahkan Sampel DNA
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Petugas Basarnas dan PMI melakukan identifikasi awal kantung jenazah yang baru tiba di Pelabuhan Tanjung Priuk, Jumat (2/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - RS Bhayangkara Tk I R. Said Sukanto telah mendapatkan 180 sampel DNA dari pihak keluarga penumpang Lion Air PK-LQP di posko antemortem.

"Di posko antemortem kami mendapat 212 laporan dan setelah terverifikasi menjadi 189 laporan, dari jumlah tersebut kami telah ambil 180 sampel DNA dari pihak keluarga," ucap Kepala Bidang DVI Pusdokkes Polri Kombes Lisda Cancer, Sabtu (3/11/2018).

Sementara itu, posko postmortem telah mengambil 289 sampel DNA dari bagian tubuh penumpang Lion Air PK-LQP yang telah diterima oleh pihak RS Polri Kramatjati.

"Postmortem telah terima 73 kantong jenazah dan DNA yang kami ambil sudah 289 sampel," ujarnya.

Seperti diketahui, Tim DVI Mabes Polri hingga saat ini telah berhasil mengidentifikasi empat orang penumpang Lion Air PK-LQP.

Keempat penumpang tersebut ialah Jannatun Cintya Dewi (24), Candra Kirana (29), Monny (41), dan Hizkia Jorry Saroinsong (23).

Sebelumnya, Pesawat Lion Air dengan nomor registrasi PK-LQP tujuan Pangkal Pinang mengalami kecelakaan sesaat setelah meninggalkan Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tanggerang, Banten pada Senin (29/10/2018) pagi.

Hingga Sabtu Siang, RS Polri Terima 73 Kantong Jenazah Penumpang Lion Air PK-LQP

2 Kantong Jenazah Kembali Diturunkan dari KN Sar Sadewa

Berlabuh di Tanjung Priok, KN Sar Basudewa Bawa 7 Kantong Jenazah

Pesawat sempat dilaporkan meminta untuk kembali ke bandara Soekarno-Hatta, sebelum kemudian hilang kontak pukul 06.33 WIB.

Terakhir, pesawat itu terlihat berada di koordinat 05 48.934 S 107 07.384 E T.

Pantauan dari Flightaware, pesawat terakhir berada di Tanjung Karawang, namun kemudian hilang dari jalur.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved