Lion Air JT610 Jatuh

176 Penyelam Diterjunkan Hari Ini Bantu Pencarian Korban dan Serpihan Pesawat Lion Air PK-LQP

Sebanyak 176 penyelam diterjunkan pada Proses pencarian korban dan serpihan pesawat Lion Air PK-LQP yang jatuh di perairan Karawang

176 Penyelam Diterjunkan Hari Ini Bantu Pencarian Korban dan Serpihan Pesawat Lion Air PK-LQP
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Sejumlah penyelam bersiap untuk terjun ke dasar laut guna mengevakuasi korban, serta serpihan dan puing pesawat Lion Air PK-lQP. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIUK - Proses pencarian korban dan serpihan pesawat Lion Air PK-LQP yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, hari ini telah memasuki hari ke-delapan, Senin (5/11/2018).

Minggu (4/11/2018) malam, Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto menuturkan, pencarian hari ini difokuskan pada korban dan cockpit voice recorder.

Melansir data dari poskotis Basarnas, total ada 176 penyelam yang diterjunkan pada hari ke-delapan ini.

1.324 Personel Ikut Andil dalam Operasi SAR Lion Air PK-LQP Hari ke-8

Korban Lion Air PK-LQP, Jenazah Verian Utama Akan Diberangkatkan ke Bangka

Berikut data 176 penyelam tersebut :

1. Basarnas Special Group (BSG) 41 orang
2. Kansar Semarang 5 orang
3. Kansar Lampung 1 orang
4. Possi 16 orang
5. Indonesia Diver 5 orang
6. Kopaska 38 orang
7. Denjaka 28 orang
8. Taifib 17 orang
9. KPLP 7 orang
10. Brimob (unit delta) 4 orang
11. Polair 14 orang

Sementara itu, Kolonel Laut (P) Bambang Trijanto menuturkan, lumpur dan derasnya arus di dasar laut tidak menjadi kendala bagi para penyelam.

Hal ini disebabkan, para penyelam tersebut memamg sudah biasa dan terlatih untuk menghadapi ombak tinggi, lumpur tebal, dan sebagainya.

"Para penyelam itu sudah terbiasa, memang didesain untuk menghadapi ombak tinggi, lumpur tebal. Kendala itu memang kendala alam, kalau penyelam sendiri saya rada tidak ada kendala," ujar Bambang pada awak media di JICT II.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved