Lion Air JT610

8 Hari Pencarian, Tim SAR Gabungan Kumpulkan 164 Kantong Jenazah

Tim SAR gabungan mengumpulkan 26 kantong jenazah berisi bagian tubuh korban dalam hari ke delapan operasi SAR Lion Air PK-LQP

8 Hari Pencarian, Tim SAR Gabungan Kumpulkan 164 Kantong Jenazah
TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
Kantong jenazah yang dikumpulkan tim SAR gabungan, Senin (5/11/2018), di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Tim SAR gabungan mengumpulkan 26 kantong jenazah berisi bagian tubuh korban dalam hari ke delapan operasi SAR Lion Air PK-LQP, Senin (5/11/2018).

Sebelumnya pada Minggu (4/11/2018), terhitung kantong jenazah yang berhasil dikumpulkan sejak hari pertama jatuhnya pesawat atau Senin (29/10/2018) lalu, berjumlah 138 buah.

Dengan penambahan 26 kantong, itu berarti sampai Senin malam ini, total kantong jenazah yang berhasil dikumpulkan selama delapan hari operasi SAR berjumlah 164 buah.

"Hari ini kami dapat menemukan korban jiwa yang dibawa menggunakan 26 kantong jenazah. Jadi total keseluruhan hingga hari ini adalah 164 kantong jenazah," kata Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Pantauan TribunJakarta.com, sebanyak sembilan kantong jenazah terakhir dibawa menggunakan KN SAR Sadewa dari perairan Tanjung Karawang.

Soal Sanksi untuk Lion Air, Menhub Tunggu Hasil Pemeriksaan KNKT

Sambangi Posko Pesawat Lion Air PK-LQP, Ali Mochtar Ngabalin: Saya Datang Sesuai Instruksi Presiden

Satu Minggu Bertugas di Posko Evakuasi Lion Air, Perawat Sebut Kondisi Petugas Basarnas Masih Fit

Sebelumnya pada sore ini, sebanyak 17 kantong jenazah sudah terlebih dulu dibawa ke Dermaga JICT II.

17 kantong jenazah tersebut dibawa tim SAR gabungan menggunakan rigid inflatable boat (RIB) milik Basarnas.

Total 26 kantong jenazah yang terkumpul pada hari ini seluruhnya sudah dibawa menggunakan mobil ambulan ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved