Kekhawatiran Kusir Delman di Tanjung Priok saat Musim Hujan Tiba

Memasuki musim hujan di penghujung tahun 2018, rupanya memberi dampak bagi kusir delman di Tanjung Priok.

Kekhawatiran Kusir Delman di Tanjung Priok saat Musim Hujan Tiba
TribunJakarta.com/Afriyani Garnis
Uden (20) sedang menunggu penumpang yang hendak berkeliling memggunakan delman miliknya. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Afriyani Garnis

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Memasuki musim hujan di penghujung tahun 2018, rupanya memberi dampak bagi kusir delman di Tanjung Priok.

Pasalnya, jika hujan turun mereka memilih untuk mengandangkan kudanya dibandingkan hanya bersusah payah berkeliling dan mangkal namun tidak mendapatkan penumpang.

Hal inilah yang dirasakan Empu (20) yang sudah sekiranya 10 tahun menjadi kusir delman.

Empu hanya mengeluarkan kudanya ketika sore tiba dan mangkal di taman-taman di wilayah tempat tinggalnya.

Pendapatan yang didapat Empu tidaklah banyak, hanya berkisar 50 - 100 ribu per hari.

Saa ditemui wartawan TribunJakarta.com, Empu sedang mangkal di Taman Gorontalo, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Senin (5/11/2018).

Pemkot Depok Dianggap Tak Perhatian, Warga Portes Bau Busuk Sampak dari Situ Pendongkelan

Gomez Minta Persib Bandung Sapu Bersih 5 Pertandingan Tersisa, Bauman Berpotensi Dibajak Klub Lain

Nampak raut wajah kekhawatiran diperlihatkannya, kala melihat langit mendung sore ini.

"Kalau hujan turun saya langsung pulang, percuma juga mangkal ngak ada yang naik," keluh Empu.

Untuk berkeliling menggunakan delman milik Empu setiap orang harus membayar Rp. 5000, untuk 6 penumpang yang terdiri dari tiga dewasa dan tiga anak.

Halaman
12
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved