Lion Air JT610 Jatuh

Kepala Basarnas Menahan Tangis di Depan Keluarga Korban Lion Air PK-LQP

Curahan hati keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP tak seirama, ada yang sedih, emoisonal, sampai tangis. Kepala Basarnas pun demikian.

TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Kabasarnas Marsekal Madya Muhammad Syaugi dalam konferensi pers di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (4/11/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Curahan hati keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP tak seirama, ada yang sedih, emoisonal, sampai tangis. 

Suasana itu menyedot perhatian para petinggi Basarnas, TNI, Kementerian Perhubungan, KNKT dan DVI Polri, termasuk manajemen Lion Air, yang memaparkan proses pencarian dan evakuasi Lion Air JT 610 (PK-LQP) di Hotel Ibis, Cawang, Jakarta Timur, Senin (5/11/2018).

Setelah mendengarkan curhatan dan masukan para keluarga korban, satu per satu para petinggi lembaga terkait dalam proses evakuasi memberikan tanggapannya.

Kepala Basarnas, Marsekal Madya M Syaugi, yang giliran menanggapi sempat berhenti di tengah ucapannya, tak kuasa menahan tangis, seakan merasakan jeritan hati dan harapan keluarga korban.

Hal itu tampak saat Syaugi menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak keluarga yang selalu memberikan perhatian untuk timnya.

"Terima kasih kepada bapak ibu sekalian yang begitu perhatian dengan kami, khususnya dari Tim SAR gabungan," ujar M Syaugi seperti ditayangkan langsung Kompas TV.

Ia mengakui timnya tidaklah sempurna. Meski begitu, M Syaugi meyakini keluarga korban bahwa ia dan timnya akan berusaha sekuat tenaga.

"Kami memahami, bahwa kami bukan manusia super, bukan manusia yang sempurna. Kami tetap berusaha sekuat tenaga. Dengan apa yang kami miliki. Kami yakin bisa mengevakuasi seluruh korban," sambung dia.

Belum selesai mengucapkan pernyataannya, Syaugi tampak berkaca-kaca. Nada suaranya yang tadi stabil berubah menjadi terisak. Kepala Basarnas itu tampak tak kuasa menahan tangis.

Alhasil, air mata M Syaugi pun terlihat jatuh. Ia lantas mengelapnya dan kembali diam untuk menenangkan dirinya sendiri.

Halaman
12
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved