Breaking News:

Mengenal Sederet Hotel Mewah yang Disebut Prabowo di Pidato Boyolali

Mengenal sederet hotel mewah yang disebut Prabowo Subianto di pidato Boyolali.

TRIBUNJAKARTA.COM/NAWIR ARSYAD AKBAR
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat menghadiri Deklarasi Gerakan Emas yang digelar di Stadion Klender, Klender, Jakarta Timur, Selasa (24/10/2018). 

Keduanya menyepakati perjanjian pengelolaan untuk The St Regis Hotel Jakarta dan The Residences at The St Regis Jakarta, pada Kamis (4/2/2016). 

Kesepakatan kerja sama pengelolaan ini berlangsung selama 20 tahun, yang selanjutnya bisa diperpanjang 10 tahun kemudian.

Lokasi fasilitas akomodasi mewah ini berada di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, yang sebelumnya ditempati Four Seasons Jakarta.

Setelah Starwood Group diakuisisi, The St Regis kemudian menjadi bagian dari rantai global bisnis hotel Marriott International.

Kehadiran merek-merek hotel internasional mewah dan supermewah tersebut di Jakarta, menurut CEO Leads Property Indonesia Hendra Hartono, menunjukkan bahwa kota ini setingkat dengan kota-kota dunia lainnya.

"Jakarta terkini adalah kumpulan superblok yang mengintegrasikan hunian, hotel, perkantoran sekaligus pusat belanja. Merek-merek dunia ini dihadirkan untuk mendongrak prestise superblok tersebut," jelas Hendra menjawab Kompas.com, Sabtu (3/11/2018).

Terlebih, lanjut Hendra, kemewahan masih diasosiasikan dengan brand hotel kelas dunia. Dan Jakarta masuk radar investor dunia sejak 1990-an.

60 persen

Jakarta kemudian disejajarkan dengan Singapura, Bangkok, Sydney, dan lain-lain. Ketika rantai operator internasional membuka hotel di ketiga kota tersebut, pasti akan mempertimbangkan Jakarta untuk ekspansi mereka di Asia Tenggara.

Fenomena merek-merek dunia itu kian masif sejak siklus properti bergairah kembali pada rentang 2005-2007 yang dimulai dengan JW Marriott dan Ritz Carlton di Mega Kuningan.

"Zaman 1990an sebelum krisis Asia, Jakarta hanya punya Grand Hyatt dan Mandarin Oriental, Shangri La, dan Dharmawangsa," kata Hendra.

Sekarang, seiring pesatnya pembangunan infrastruktur yang disertai meningkatnya populasi kelas menengah, merek hotel global bakal lebih banyak.

Apalagi tingkat hunian atau occupancy rate rata-rata hotel mewah di Jakarta berada pada angka 60 persen.

Hal ini memicu ketertarikan merek lainnya untuk ikut hadir di Jakarta. 

Bahkan, Park Hyatt yang merupakan kelas termewah dari "World of Hyatt", akan meramaikan kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Merek ini digandeng oleh MNC Group. (Kompas.com)

Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved