Pretty Asmara Meninggal Dunia

Tim Dokter RS Pengayoman Sebut Pretty Asmara Terkena Infeksi Paru-paru, Diduga Sebelum Masuk Rutan

Tim dokter RS Pengayoman melakukan pemeriksaan pada paru-paru dan tes HIV. Hasilnya positif paru-parunya terinfeksi.

Tim Dokter RS Pengayoman Sebut Pretty Asmara Terkena Infeksi Paru-paru, Diduga Sebelum Masuk Rutan
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Pretty Asmara di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (18/12/2017). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pihak Rumah Sakit Pengayoman, Jakarta Timur memastikan jika komedian Pretty Asmara meninggal karena infeksi paru-paru.

Kesimpulan ini setelah tim dokter melakukan pemeriksaan pada pelawak bertubuh bongsor ini.

"Jadi dia murni karena infeksi paru-paru," kata dr. Daniel kepala Rumah Sakit Pengayoman, Cipinang, Jakarta Timur, Minggu (4/11/2018).

Pretty Asmara saat sakit
Pretty Asmara saat sakit (kolase/instagram)

Dokter memperikirakan Pretty Asmara sudah lama mengidap penyakit tersebut namun tak pernah diperiksakan.

"Kemungkinan ada sebelum masuk ke Rutan. Karena proses infeksi di paru-paru itu dengan proses infeksi di hati langsung seketika," beber Daniel.

"Mungkin prosesnya (tersjangkit) lama ya sebelum masuk rutan mungkin sudah ada penyakit sebelumnya. Cuma mungkin almarhumah nggak pernah check up pas masuk Rutan baru keluar gejalanya," terangnya.

Video sebelum Pretty Asmara meninggal dunia
Video sebelum Pretty Asmara meninggal dunia (Instagram @adenurull99)

Dikatakan Daniel, Pretty Asmara sudah sejak pertengahan Oktober kemarin mulai masuk ke RS Pengayoman.

"Pretty Asmara masuk ke kami itu tanggal 18 Oktober 2018 pukul 6 sore itu pertama pasien a.n Pretty Asmara masuk ke kami dengan keluhan sesak," kata dr. Daniel saat ditemui di RS Pengayoman, Cipinang, Jakarta Timur, Minggu (4/11/2018).

"Tapi belum keluar hasil pemeriksaannya keburu meninggal," tambahnya

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Dokter Menduga Pretty Asmara Sudah Lama Derita Infeksi Paru-paru, Setelah Masuk Rutan Baru Ketahuan, 
Penulis: bayu indra permana
Editor: Anita K Wardhani

Editor: Erlina Fury Santika
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved