Masuk Musim Hujan, Polres Metro Tangerang Kota Bentuk Pasukan Siaga Banjir

Kota Tangerang terus dibasahi oleh hujan membuat Polres Metro Tangerang Kota membentuk pasukan siaga banjir.

Masuk Musim Hujan, Polres Metro Tangerang Kota Bentuk Pasukan Siaga Banjir
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Harry Kurniawan saat memeriksa peralatan yang akan digunakan untuk penanggulangan banjir di Kota Tangerang, Selasa (6/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Belakangan ini Kota Tangerang kerap diguyur hujan.

Hal itu pun membuat Polres Metro Tangerang Kota membentuk pasukan siaga banjir.

Dibentuknya pasukan siaga banjir ini untuk mengantisipasi titik rawan bencana banjir di Kota Tangerang.

Sejumlah peralatan pun sudah disiagakan bila terjadi bencana banjir seperti, perahu kano, truk, ambulans, gergaji, dan peralatan medik.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan, pada tahun 2014 ada 32 titik banjir yang tersebar di sekitar Kota Tangerang.

Namun, di tahun 2018 angka tersebut sudah menurun secara drastis.

"Dari kerja sama diseluruh instansi, titik banjir di Kota Tangerang sudah menurun menjadi sembilan titik banjir. Kita berharap di tahun 2019 tidak ada lagi titik banjir," ujar Harry di Mapolres Metro Kota Tangerang, Selasa (6/11/2018).

Pengunjung Pasar Cipete Selatan Kian Menurun

Soal Pergantian Wagub DKI, Anies Baswedan: Syukur Alhamdulillah Proses Sudah Disusun

Ia melanjutkan, penurunan angka titik-titik banjir ini pun pengaruh dari adanya penurapan di titik rawan banjir di Kota Tangerang.

"Penurapan menjadi faktor utama untuk mengurangi titik banjir, tapi peran serta masyarakat untuk menjaga lingkungan menjadi bersih juga menjadi prioritas," papar Harry.

Kapolres menjelaskan, bencana bisa terjadi kapan saja, kesiapsiagaan perlu ditumbuhkan untuk antisipasi bencana tersebut.

Dia mengaku telah memerintahkan jajarannya untuk bersinergi dengan instansi terkait terutama warga Kota Tangerang untuk pencegahan banjir.

"Ini kan sudah masuk bulan November dan Desember, maka dari itu untuk mengantisipasinya, kita bersama intansi terkait harus bersinergi," kata Harry.

Dia menyebut daerah yang patut diwaspadai terdampak hujan deras dan banjir yakni Kecamatan Jatiuwung, Kecamatan Priuk, dan Kecamatan Karawaci.

"Ketiga kecamatan tersebut merupakan langganan banjir setiap musim hujan," papar Harry.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved