Pelebaran Jalan Joglo Raya Kembangan Terkendala Pembebasan Lahan
Proyek pelebaran Jalan Joglo Raya, Kembangan, Jakarta Barat masih terkendala proses pembebasan lahan.
Penulis: Novian Ardiansyah | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Novian Ardiansyah
TRIBUNJAKARTA.COM, KEMBANGAN - Proyek pelebaran Jalan Joglo Raya, Kembangan, Jakarta Barat masih terkendala proses pembebasan lahan.
Diketahui Jalan Joglo Raya sedang mengalami pelebaran di beberapa ruas jalan tersebut.
Camat Kembangan Agus Ramdani mengatakan, masih ada satu hingga tiga bidang tanah yang belum dibebaskan.
Sehingga hal tersebut berdampak terhadap proses pelebaran Jalan Joglo Raya.
"Bentar saya cek lagi, itu kemarin kan ada dua-tiga tanah masih sengketa tapi saya belum update lagi," ujar Agus saat dihubungi wartawan, Selasa (6/11/2018).
Salah satu lahan yang masih belum dibebaskan, kata Agus, ialah tanah wakaf yang di atasnya berdiri bangunan Masjid Jami Al Mubarok.
Masjid Jami Al Mubarok ini berada tepat di samping Jalan Joglo Raya.
Sebelum memasuki area jalan di depan Masjid, Jalan Joglo Raya tampak lebar, namun kondisi jalan menjadi kecil karena terbagi dengan bangunan Masjid.
"Sama yang Masjid paling tuh belum kelar juga Badan Wakaf, kan ada kisruh antarpengurus tuh belum ada penyelesaian. Kita tunggu penyelesaian dari Badan Wakaf Indonesia," kata Agus.
Sementara itu Ketua Pengurus Masjid Jami Al Mubarok, Lukman mengatakan, pihaknya sudah menyerahkan seluruh permasalah terkait Jalan Joglo Raya tersebut ke Badan Wakaf Indonesia (BWI).
• Pejalan Kaki Merasa Dimanjakan saat Menyeberang Berkat Sistem Tilang Elektronik
• Kata Kapolresta Depok Soal Perkembangan Kasus Pelemparan Konblok di Jalan Juanda
"Pengurus masjid mah enggak ada kisruh, itu kan saya serahkan ke BWI gitu kan jadi tinggal BWI gimana," kata Lukman saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (6/11/2018).
Ia menambahkan, jika nantinya Masjid terkena dampak dari pelebaran, pengurus beserta warga menginginkan untuk dibangun kembali masjid dengan luas yang sama.
"Masjid itu tidak bisa kalau cuma yang kena jalan saja. Harus Masjid jadi Masjid saya minta begitu. Tanah masjid 1200 meter persegi," ujar Lukman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/perbaikan-jalan-joglo-raya_20181106_161315.jpg)