Pengunjung Pasar Cipete Selatan Kian Menurun
Meski wilayah Cipete Selatan dikelilingi kompleks perumahan, namun pengunjung yang menyambangi Pasar Cipete Selatan terbilang sepi.
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas
TRIBUNJAKARTA.COM, CILANDAK - Meski wilayah Cipete Selatan dikelilingi kompleks perumahan, namun pengunjung yang menyambangi Pasar Cipete Selatan terbilang sepi.
Setiap hari, pengunjung yang datang hanya bisa diitung jari.
Sepinya pengunjung menurut penjual sepatu di pasar tersebut, Edy, khususnya berada di lantai 2 pasar.
"Utamanya pengunjung sepi itu di lantai 2, paling mulai ada pengunjung jam 6 pagi setelahnya malah sepi seharian. Tutup sekitar jam 5 sore," ungkapnya kepada TribunJakarta.com, Selasa (6/11/2018).
Hal senada juga disampaikan oleh Wiwi penjual perlengkapan rumah di dekat kios Edy.
"Sama sepi sekarang pengunjung, kios di sekitar udah pada tutup dan memang hanya tinggal langganan saya saja yang beli, pembeli baru udah jarang sekali," paparnya.
• Bima Sakti Ingin Timnas Indonesia Putus Catatan Negatif di Kandang Lawan
• Soal Lampu Motor Jokowi Mati, Ini Penjelasan Katros Garage
Bagi Etti, penjual busana yang telah 28 tahun berjualan di Pasar tersebut menuturkan pengunjung yang beli di pasar tersebut dari kalangan pekerja rumah tangga di sekitar kompleks.
"Yang beli di sini rata-rata para pembantu di sekitar kompleks ini. Atau enggak pekerja proyek bangunan. Kalau selain itu, enggak ada jarang sekali," bebernya.
Edy pun yang juga telah puluhan tahun berjualan di Pasar tersebut mengatakan hal serupa.
Menurutnya, kini pendapatan pedagang di lantai 2 kini bergantung dengan para pekerja tersebut.
"Iya yang beli disini 90 persen dari kalangan pembantu rumah tangga. Kita mengandalkan pemasukan dari mereka," akunya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/suasana-pasar-cipete_20181106_134846.jpg)