Pemilu 2019
Polres Metro Bekasi Gelar Simulasi Pengamanan Pemilu 2019
"Kami menggelar simulasi pengaman saat terjadi tindakan yang berujung pada kerusuhan atau melibatkan massa saat pemilu," kata Luthfi.
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, CIKARANG - Polres Metro Bekasi menggelar simulasi pengamaman pemilu 2019 di lapangan Mapolres Metro Bekasi, Jalan Ki Hajar Dewantara, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Rabu (7/11/2018).
Wakapolres Metro Bekasi AKBP Luthfi Sulistiawan mengatakan, untuk pemilu 2019 pihaknya bakal menerjunkan 1117 personil. Simulasi sendiri dilakukan sebagai penyempurnaan kesiapan dalam pengamanan.
Adapun kata dia, simulasi yang digelar berkaiatan dengan aksi massa yang menggelar unjuk rasa imbas dari hasil pemilu dan juga pengaman pada saat proses pemungutan suara.
"Kami menggelar simulasi pengaman saat terjadi tindakan yang berujung pada kerusuhan atau melibatkan massa saat pemilu," kata Luthfi.
Peran Polri dalam pengamanan tentu perlu langkah-langkah tepat diharapkan demgan simulasi tersebut pengamanan pemilu dapat terkendali.
"Sehingga harapannya setelah pelaksanaan hari ini, seluruh personil baik itu Polri maupun komponen yang lain, paham betul apa yang harus mereka lakukan dan apa yang tidak boleh mereka lakukan," kata Luthfi.
Selain itu, pembekalan kepada anggota polri di Kabupaten Bekasi juga dilakukan, mereka diberikan pemahaman tentang undang-undang yang berkaitan dengan pemilu.
Pihaknya telah menginstruksikan kapolsek yang ada di tingkat kecamatan di wilayah Kabupaten Bekasi untuk terus memperhatikan pengamanan pada tahapan kampanye. Sebab, rangkaian kegiatan kampanye cukup panjang.
"Jangan kemudian karena kegiatan ini panjang dianggap sebagai kegiatan yang rutin dan tidak menjadi atensi," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/simulasi-pengamanan-pemilu_20181107_170450.jpg)