Antisipasi Banjir, Anies Lanjutkan Proyek Tanggul Sunter di Cipinang Melayu

Anies mengatakan, Pemprov DKI Jakarta membangun tanggul temporer di wilayah tersebut, sebagai bentuk siasat menangani banjir dalam jangka pendek.

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Wahyu Aji
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau di Pintu Air Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (5/2/2018) 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah melakuman pengecekan terhadap titik rawan banjir di wilayah Ibu kota.

Salah satunya adalah kawasan Cipinang Melayu, Jakarta Timur tadi malam.

Dari hasil pengecekan tersebut, dikatakan Anies bahwa warga disekitar lokasi meminta agar proyek pembangunan tanggul sunter kembali diteruskan.

Hal ini demi mengantisipasi banjir tahunan yang kerap datang.

"Oh iya, tadi malam saya melihat kesana, proses, disitu ada tanggul yang proses pembangunannya berhenti sejak tahun 2014, jadi warga disana minta agar itu diteruskan karna tanggulnya separo. Karena tanggulnya separo, kalo air nya besar maka luber, ya kena warga," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (8/11/2018).

Anies mengatakan, Pemprov DKI Jakarta membangun tanggul temporer di wilayah tersebut, sebagai bentuk siasat menangani banjir dalam jangka pendek.

Sehingga, saat musim penghujan datang kawasan tersebut diharapkan tak lagi terendam oleh genangan air.

Buat Presiden Bingung, Borong 100 Unit dan Sederet Fakta Gesits, Motor Listrik yang Dijajal Jokowi

Sederet Foto Maria Ozawa Pakai Gaun Pesta Hingga Diamankan Pihak Imigrasi di Bali

"Jadi tadi malam kita sudah siapkan, paling tidak jangka pendek nya tanggul temporer. Mereka akan liat tahun ini , apakah bisa tahun ini, atau tahun ini dipasang batu turap sementara," kata Anies.

"Bismillah mudah-mudahan, jadi kita berharap itu, disiapkan paling tidak tanggul awal nya sampai kita eksekusi tanggul berikut nya," tambahnya.

Sebagai informasi, sebelumnya walikota Jakarta Timur M.Anwar mengatakan terdapat sejumlah titik rawan banjir yang berada di kawasan Jakarta Timur.

Sebab, menurut Anwar sebagian wilayah Jakarta Timur turut di lintasi oleh aliran Sungai Ciliwung, yang sewaktu-waktu akan bertambah debit airnya bila hujan deras terus terjadi.

"Kita terus bekerjasama dengan SKPD DKI Jakarta, termasuk dengan Satpol PP dan Damkar, termasuk petugas sosial, kita semua sudah siap untuk mengantisipasi adanya banjir," kata Anwar.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved