Pura-pura Jadi Pelanggan Panti Pijat, Repex Curi Sepeda Motor di Depok

Muhammad Ridwan alias Repex diringkus Unit Resmob Satreskrim Polresta Depok. Repex berpura-pura sebagai pelanggan panti pijat.

Pura-pura Jadi Pelanggan Panti Pijat, Repex Curi Sepeda Motor di Depok
bikebandit.com
Ilustrasi pencuri motor. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Muhammad Ridwan alias Repex diringkus Unit Resmob Satreskrim Polresta Depok.

Repex mencuri sepeda motor Honda Vario milik pelanggan panti pijat Harapan Mulya Tuna Netra di RT 01/RW 10 No 70 Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas.

Dalam menjalankan aksinya, Kasatreskrim Polresta Depok Kompol Deddy Kurniawan mengatakan Ridwan berpura-pura sebagai satu pelanggan panti pijat.

"Pelaku berpura-pura sebagai pelanggan panti pijat, pas korbannya lengah lagi dipijat dia mengambil kunci sepeda motor korban lalu keluar. Pelaku mengambil kunci sepeda motor dari celana korban yang digantung," kata Deddy saat dikonfirmasi wartawan, Pancoran Mas, Depok, Kamis (8/11/2018).

Lantaran sedang dipijat, korban baru mengetahui sepeda motornya dicuri saat hendak pulang dan mendapati kendaraannya raib dicuri.

Ridwan diringkus pada Selasa (6/11/2018) di Jalan Limo Raya pukul 16.00 WIB saat sedang mengemudikan sepeda motor yang diduga hasil kejahatannya.

"Korban baru tahu sepeda motornya dicuri pas mau pulang, kejadiannya akhir Oktober lalu. Laporan tersebut ditindaklanjuti sampai akhirnya pelaku kita amankan di Jalan Raya Limo," ujarnya.

Selain satu sepeda motor jenis Honda Vario, satu tas pinggang yang dikenakan pelaku juga  diamankan sebagai barang bukti proses penyidikan.

Ditinggal Kawannya, Pencuri Sepeda Motor Ini Harus Meringkuk di Penjara

Polisi Amankan 3 Pemuda Diduga Komplotan Pencuri Sepefa Motor di Cakung

Kini, penyidik Satreskrim Polresta Depok masih memeriksa Ridwan guna mengetahui sudah berapa kali pelaku beraksi serta pihak lain yang terlibat.

"Pelaku masih diperiksa penyidik. Masih pendalaman untuk mengetahui sudah berapa kali pelaku beraksi dan apakah pelaku beraksi sendiri atau tidak," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved