54 Rumah Ludes Terbakar di Kedoya Utara, 268 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

Abdullah menambahkan, akibat kebakaran yang menghuskan puluhan rumah tersebut, sebanyak ratusan warganya kehilangan tempat tinggal.

54 Rumah Ludes Terbakar di Kedoya Utara, 268 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal
TRIBUNJAKARTA.COM/NOVIAN ARDIANSYAH
Kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah di Jalan Arteri Panjang Boulevard, RT 02/RW 08, Kelurahan Kedoya Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Novian Ardiansyah

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBON JERUK - Sebanyak 54 rumah ludes dilahap si jago merah pada kebakaran yang terjadi pagi menjelang siang di Jalan Arteri Panjang Boulevard, RT 02/RW 08, Kelurahan Kedoya Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Sebelumnya tertulis, alamat kejadian berada di RT 16/RW 05, Kelurahan Kedoya Utara.

Namun Camat Kebon Jeruk Abdullah mengatakan, jika lokasi kejadian kebakaran berada di RT 02/RW 08.

Abdullah menambahkan, akibat kebakaran yang menghuskan puluhan rumah tersebut, sebanyak ratusan warganya kehilangan tempat tinggal.

Adapun 54 rumah yang ludes terbakar itu terdiri dari 50 rumah kontrakan dan 4 rumah tinggal pribadi.

"Total ada 268 jiwa dari 67 KK (kepala keluarga yang menjadi korban kebakaran," kata Abdullah, Jumat (9/11/2018).

Ia mengatakan, pihaknya bersama instansi terkait lainnya sudah melakukan penyaluran bantuan sementara kepada para warga yang menjadi korban.

"Upaya yang sudah dilakukan oleh Dinas Sosial dan Sudin Sosial Jakarta Barat Memberikan bantuan logistik sementara berupa pakaian, selimut, matras, terpal, dan bahan makanan. Termasuk perlengkapan untuk bayi dan seragam sekolah anak," tutur Abdullah.

Menurutnya, anak-anak sekolah yang turut menjadi korban kebakaran menjadi prioritas yang diberikan bantuan.

"Iya paling kita prioritas buat yang sekolah dulu. Anak sekolah kita inven sekolahnya di mana. Kalau nanti dia butuh buku, pakaian, ya kita usahakan seragamnya gitu kan. Makanya ini mau dikordinasikan sama lurahnya," kata Abdullah.

Pihaknya, lanjut Abdullah, juga akan mempermudah pembuatan kembali surat-surat berupa identitas yang ikut hangus terbakar.

"Administrasi KTP, Ijazah, surat penting kan banyak yang kebakar, nanti kita bantu. Pokoknya kalau urusan administrasi, pokoknya warga enggak kita bikin repot, kita akan tangani langsung," ujarnya.

Sebagai tempat pengungsian, tenda untuk dapur umum dan tidur warga juga sudah disediakan tidak jauh dari lokasi.

"Dapur umum Sudin Sosial Jakarta Barat mulai siang tadi sebanyak 270 boks sampai dengan tiha hari ke depan. Tenda pengunsi ada tiga unit yang didirikan oleh PSKB dan Tagana. Nanti juga ada tim kesehatan puskesmas," kata Abdullah.

Penulis: Novian Ardiansyah
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved