Dijadikan Warung Remang-remang, Bangunan Liar di Sepanjang Jalan Kalimalang Bakal Digusur

Selain itu, bangli di sepanjang Kalimalang juga diduga kerap dijadikan warung remang-remang, mereka biasa beroperasi di malam hari.

Dijadikan Warung Remang-remang, Bangunan Liar di Sepanjang Jalan Kalimalang Bakal Digusur
ISTIMEWA/Dokumentasi Foto Satpol PP
Penertiban bangunan liar di Jalan Inspeksi Kalimalang, Kecamatan Tambun Selatan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, CIKARANG - Pemerintah Kabupaten Bekasi bakal melakukan penertiban terhadap sejumlah bangunan liar (bangli) di sepanjang Jalan Inspeksi Kalimalang dimulai dari Tegal Gede Cikarang Selatan hingga perbatasan Karawang.

Kepala Satpol PP Kabupaten Bekasi Hudaya mengatakan, penertiban bakal dilakukan pada 13-15 November 2018 dengan melibatkan personil gabungan dari Polres Metro Bekasi dan Kodim 0509/Kabupaten Bekasi.

"Jumlahnya sekitar ratusan, yang jelas yang kita akan lakukan penertiban bangli sepanjang tujuh kilo meter dimulai dari Tegal Gede hingga perbatasan Karawang," kata Hudaya saat dikonfirmasi, Jumat (9/11/2018).

Dia menambahkan, sebelum melalukan penertiban pihaknya juga telah memberikan peringatan sebanyak tiga kali, sebagian dari bangli tersebut sejauh ini telah dikosongkan oleh pemiliknya sebagian lainnya masih diisi.

"Pembongkaran ini untuk mengembalikan tanah negara, karena lahan di sepanjang Kalimalang itu milik PT Jasa Tirta II mereka bersurat ke kami agar dilakukan pernertiban agar tidak menggangu aliran air Kalimalang," jelas dia.

Tudingan Bendera di Rumah Rizieq Shihab ‎Kerjaan Intel, Moeldoko: Dikit-dikit Pemerintah

Begini Prosedur Urus Tilang Elektronik yang Bukan Pemilik Kendaraan

Selain itu, bangli di sepanjang Kalimalang juga diduga kerap dijadikan warung remang-remang, mereka biasa beroperasi di malam hari.

"Tokoh ulama sekitar juga memberikan masukan ke kita kalau malam lokasi ini kerap dijadikan warung remang-remang," kata Hudaya.

Untuk itu, warga sekitar lokasi bangli juga sejauh komunikasi yang telah dilakukan Pol PP mendukung perihal penertiban yang akan dilakukan.

"Sebagian besar mendukung, kalau yg nolak yang (punya) usaha disitu. Semua elemen mendukung," kata Hudaya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved