Bakamla Amankan Dua Kapal Diduga Transfer BBM Ilegal di Teluk Jakarta

Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI mengamankan dua kapal diduga mentransfer BBM secara ilegal di perairan Teluk Jakarta, Jakarta Utara.

Bakamla Amankan Dua Kapal Diduga Transfer BBM Ilegal di Teluk Jakarta
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
KM Nusantara Bersinar dan kapal SPOB Michael 6 di perairan Teluk Jakarta di bawah pengamanan Bakamla, Senin (12/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI mengamankan dua kapal diduga mentransfer BBM secara ilegal di perairan Teluk Jakarta, Jakarta Utara.

Dua kapal tersebut diamankan oleh petugas patroli KN Belut Laut pada Sabtu (10/11/2018) lalu.

Direktur Operasi Laut Bakamla RI, Laksamana Pertama TNI Nur Syawal Embun, menjelaskan dua kapal yang diamankan adalah kapal tanker KM Nusantara Bersinar dengan 17 ABK dan kapal pengangkut minyak SPOB Michael 6 dengan delapan ABK.

Petugas Bakamla melihat kapal SPOB Michael mendekat ke arah KM Nusantara Bersinar pada Sabtu lalu, tepatnya di koordinat posisi 06.04.255 S - 106.53.297 T.

Lantaran curiga, petugas mendekati kedua kapal tersebut dan memeriksa kelengkapan dokumen kedua kapal.

Saat diperiksa, nakhoda kedua kapal tidak dapat menunjukkan kelengkapan dokumen kapal.

"Untuk dokumen sendiri sudah diperiksa. Dokumen kapal, yang menyertai kapal itu semua tidak ada. Baik dari dokumen kapal itu sendiri, karena kapal yang bergerak harus sudah ada dokumen yang menyertai, yang melekat dimiliki oleh kapal. Terus kemudian juga muatan yang diangkut. Setelah dicek tidak ada dokumennya," beber Embun di atas kapal SPOB Michael 6, Senin (12/11/2018) sore.

Petugas pun mengecek muatan SPOB Michael dan menemukan bahan bakar jenis high speed diesel (HSD) atau solar sejumlah lebih kurang 50 ton.

Selain itu, Komandan KN Belut Laut 4806 Kompol Heni Mulyono mengatakan anggotanya juga mendapati adanya selang-selang pengisian bahan bakar yang sudah terpasang dari kapal SPOB Michael 6.

Kendati demikian, BBM solar dari SPOB Michael 6 belum ditransfer ke KM Nusantara Bersinar.

"Menurut pengakuan anggota saya, selang sudah klop, tapi belum melakukan pengisian. Kalau dia ada dokumen lengkap ya dipersilakan. Ada dokumen, DO, Surat kapal, izin geraknya ada ya kita silakan. Ini nggak ada semua suratnya," sambung Heni.

Saat ini kedua nakhoda kapal sudah diamankan oleh Bakamla untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved