Jadi Korban Pembunuhan, Pasutri di Tulungagung Tewas Dipukul di Kepala

Kasus pembunuhan pasangan suami istri Adi Wibowo (56) alias Didik dan Suprihatin (50) terus diselidiki Satrekrim Polres Tulungagung.

Jadi Korban Pembunuhan, Pasutri di Tulungagung Tewas Dipukul di Kepala
surya/david yohannes
Polisi melakukan olah TKP tambahan di lokasi dugaan pembunuhan sepasang suami istri di Tulungagung, Jumat (9/11/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM, TULUNGAGUNG - Kasus pembunuhan pasangan suami istri Adi Wibowo (56) alias Didik dan Suprihatin (50) terus diselidiki Satrekrim Polres Tulungagung.

Polres Tulungagung telah memeriksa lima saksi terkait kasus tersebut.

Kasat Reskrim Polres Tulungagung, AKP Mustijat Priyambodo mengatakan pihaknya menemukan banyak barang bukti dari lokasi kejadian.

Untuk mengolah semua temuan di TKP, pihaknya bekerja sama dengan tim Dokpol Rumah Sakit Bayangkara Kediri dan Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jatim.

“Sudah ada sejumlah barang bukti yang mengarahkan kepada pelaku, terutama bagaimana cara korban dibunuh,” terang Mustijat, Minggu (11/11/2018).

Dia menambahkan, hasil otopsi memastikan penyebab kematian korban karena pukulan di kepala belakang.

Pukulan itu yang menyebabkan pendarahan, hingga korban mati lemas.

 
Itulah sebabnya kedua jenazah ditemukan dalam kondisi bersimbah darah.

Saat ini sudah ada lebih dari lima saksi yang dimintai keterangan.

Mereka mayoritas masih punya hubungan keluarga dengan korban.

Halaman
123
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved