Pemkot Depok Kewalahan Tangani Banjir dan Longsor di Musim Hujan

Pemerintah Kota Depok mengaku kewalahan menangani sejumlah longsor yang berdekatan waktunya, lalu banjir, dan sampah di musim hujan.

Pemkot Depok Kewalahan Tangani Banjir dan Longsor di Musim Hujan
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Puluhan personel Brimob Batalyon C, Resimen III pasukan Pelopor saat membersihkan puing longsor di Jalan Benda Kramat, Cimanggis, Depok, Senin (12/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIMANGGIS - Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Depok Citra Indah Yulianti mengaku kewalahan menangani longsor, banjir, dan sampah di musim hujan.

Citra mencontohkan jumlah dan dekatnya waktu longsor sejak akhir Oktober sampai November membuat penanganan sedikit terlambat karena jumlah Tim Satgas Banjir hanya 130 orang.

"Jumlah Tim Satgas Banjir 130 orang. Untuk penanganan waduh keteteran banget. Optimalnya satu regu satu kelurahan atau enggak satu regu untuk tiga kelurahan. Kalau sekarang enggak, mencar," ungkap Citra di Depok, Senin (12/11/2018).

Menurut dia seharusnya setiap kelurahan memiliki Tim Satgas Banjir beranggotakan 10 personel, namun jumlah 130 orang itu tak mencukupi untuk mengurus 63 Kelurahan di Depok.

Beruntung dalam penanganan banjir dan longsor Pemkot Depok dibantu sejumlah pihak, di antaranya TNI, Brimob, dan Polisi.

"Idealnya satu Kelurahan punya Tim Satgas Banjir dengan 10 anggota, kalau sekarang enggak. Sekarang untuk penanganan kita pecah-pecah. Alhamdulillah ada bantuan Brimob, TNI," terang dia.

Citra menuturkan ada 12 longsor sejak akhir Oktober sampai sekarang.

Sementara titik rawan banjir selain perumahan Taman Duta dan Bukit Cengkeh I, Dinas PUPR Kota Depok masih mendata jumlah terbaru.

"Dari akhir bulan Oktober sampai sekarang sekarang ada 12 kali longsor,yang terbanyak di Kelurahan Pondok Petir dan Kelurahan Pondok Jaya. Untuk data titik rawan banjir sedang di-update yang terbarunya," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved