Antisipasi Longsor Melebar saat Hujan, Sudin SDA Jakbar Perbaiki Turap di Bendung Polor Kali Angke

Pasukan biru dari Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat melakukan perbaikan di turap yang mengalami longsor di pinggir Kali Angke

Antisipasi Longsor Melebar saat Hujan, Sudin SDA Jakbar Perbaiki Turap di Bendung Polor Kali Angke
TribunJakarta.com/Novian Ardiansyah
Pasukan biru dari Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat melakukan perbaikan di turap yang mengalami longsor di pinggir Kali Angke, Jembatan Bendung Polor, Selasa (13/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Novian Ardiansyah

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMBANGAN - Pasukan biru dari Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat melakukan perbaikan di turap yang mengalami longsor di pinggir Kali Angke, Jembatan Bendung Polor, Kembangan Selatan, Jakarta Barat.

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, kondisi tanah di pinggiran jalan Jembatan Bedung Polor sudah tergerus dan longsor akibat pengikisan oleh aliran air Kali Angke.

Pasukan biru yang ditugaskan pun melakukan turap sementara dari kayu gelam.

Kasie Pemeliharaan Suku Dinas Sumber Daya Air Kota Jakarta Barat, Juniarto Ardiansyah mengatakan, longsoran turap tersebut akibat dari aliran air Kali Angke yang deras saat musim hujan.

"Jadi longsoran yang di Kali Angke ini akibat dari tergerusnya turap Kali Angke ini akibat dari aliran yang begitu deras. Karena juga curah hujan di akhir 2018 ini sudah cukup meninggi di daerah Tanggerang. Sehingga turap yang sudah ada di sini tidak mampu menahan gerusan aliran Kali Angke," tutur Juniarto di lokasi, Selasa (13/11/2018).

Sementara itu, Kasatpel Dinas SDA Kecamatan Kembangan, Mulyadi mengatakan, pihaknya akan membangun turap baru di lokasi turap yang longsor tersebut.

Musim Hujan Tiba, Sudin SDA Kebut Pengerjaan Normalisasi Saluran Air Eks JT 53

Adapun nantinya, lanjut Mulyadi, turap baru itu akan dibangun sepanjang 30 meter.

"Jadi ini pada saat longsor memang dari warga juga sudah mengusulkan. Dan dari kita juga pihak SDA kecamatan juga sudah cek lokasi, memang kondisinya seperti ini, longsor. Jadi perlu pembuatan turap baru," kata Mulyadi.

Ia menambahkan, turap baru tersebut akan dibangun secara permanen dengan material batu, semen, dan lainnya.

Maka dari itu, pihaknya menargetkan pembangunan turap baru tersebut selesai sekitar 25 hari.

"Kalau untuk pembangunan turap barunya, sekitar 21 sampai 25 hari selesai," ucap Mulyadi.

Penulis: Novian Ardiansyah
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved