Satu Keluarga Tewas

Polisi Mintai Keterangan Kakak Kandung Diperum Nainggolan, Korban Tewas Bersama Keluarganya

Polres Metro Bekasi Kota Doglas Nainggolan, kakak kandung dari Diperum Nainggolan (38) untuk dimintai keterangan.

Polisi Mintai Keterangan Kakak Kandung Diperum Nainggolan, Korban Tewas Bersama Keluarganya
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Lokasi keluarga Diperum Nainggolan yang diduga menjadi korban pembunuhan di Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK GEDE - Polres Metro Bekasi Kota Doglas Nainggolan, kakak kandung dari Diperum Nainggolan (38) untuk dimintai keterangan.

Kanit Reskrim Pondok Gede AKP Supriyanto mengatakan, kakak kandung korban di bawa oleh anggota ke Mapolres Metro Bekasi Kota untuk dimintai keterangan perihal temuan jenazah adik kandungnya beserta istri dan kedua anaknya.

"Iya itu kakaknya, dibawa ke Polres (Metro Bekasi Kota), mau diperiksa," kata Supriyanto, Selasa (13/11/2018).

Selain itu, polisi juga terlihat membawa beberapa barang bukti berupa bantal, kasur dan boneka yang berlumuran darah dimasukan ke dalam mobil identifikasi dan dibawa ke Mapolres Metro Bekasi Kota.

"Iya barang bukti sementara yang di bawa tadi ada seperti bantal kasur yang berlumuran darah," jelas dia.

Hingga saat ini, kodisi di tempat kejadian perkara masih ramai dikerumuni warga sekitar yang gembar atas peristiwa temuan tewasnya empat orang anggota keluarga.

Terlihat polisi juga telah memasang garis polisi di kediaman korban yang merupakan toko kelontong yang diberinama toko Sanjaya.

Jenazah Satu Keluarga yang Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Bekasi Sudah Tiba di RS Polri

Ketua RT Curiga, Dua Mobil Milik Keluarga yang Ditemukan Tewas di Bekasi Tidak Ada di Garasi

Korban Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Alami Luka Akibat Senjata Tajam dan Benda Tumpul

Sebelumnya, empat orang anggota keluarga ditemukan tewas di dalam rumahnya sendiri di Jalan Bojong Nangka 2, RT02, RW07, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi. Korban ditemukan dengan luka akibat senjata tajam dan juga luka diduga akibat sekapan.

Polisi sejuah ini masih menyelidiki kasus tersebut, belum jelas motif apa dibalik dugaan penbunuhan yang menewaskan satu keluarga tersebut. Pasalnya dari olah tempat kejadian perkara sejumlah barang berharga milik korban diketahui masih utuh seperti perhiasan.

Adapun empat korban atas mama Diperum Nainggolan kepala keluarga berusia 38 tahun, Maya Boru Ambarita (37) isteri. Sarah Boru Nainggolan anak berusia sembilan tahun, dan Arya Nainggolan anak berusia tujuh tahun.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved