Breaking News:

Banyak Perumahan Elit, Partisipasi Pemilih di Kecamatan Cinere Terendah se-Depok

Ketua KPUD Depok Nana Shobarna mengatakan tingkat partisipasi warga Kecamatan Cinere dalam berbagai gelaran pesta demokrasi terendah se-Depok.

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Ketua KPUD Depok Nana Shobarna di Kantor KPUD Depok, Selasa (13/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Ketua KPUD Depok Nana Shobarna mengatakan tingkat partisipasi warga Kecamatan Cinere dalam berbagai gelaran pesta demokrasi terendah di antara 11 Kecamatan yang ada di Depok.

Banyaknya perumahan elit, apartemen, dan letak wilayah yang berbatasan dengan Jakarta Selatan memengaruhi rendahnya partisipasi warga Kecamatan Cinere dalam menggunakan hak pilih.

"Kalau di Cinere rata-rata kan orang tinggal di apartemen, komplek, letaknya juga pinggir sekali, dekat Jakarta. Mau Pilwalkot, Pileg, Pilkada, Pilpres pasti tingkat partisipasinya rendah," kata Nana saat ditemui di Kantor KPUD Depok, Selasa (13/11/2018).

Di Pilkada serentak 2018 lalu, Nana menyebut menyebut tingkat partisipasi warga Kecamatan Cinere yang menggunakan hak pilihnya hanya 51 persen.

Padahal rata-rata tingkat partisipasi warga Depok di Pilkada serentak mencapai 71 persen, dengan tingkat partisipasi dua tertinggi ditempati Kecamatan Sawangan lalu Cipayung.

"di Pilgub kemarin, rata-rata partisipasi Pilgub Kota Depok kan 71 persen. Kalau dirunut, dibelah per Kecamatan, Kecamatan Cinere cuman 51 persen. Masih di atas 50 persen sih, dari zaman Pilwalkot sudah seperti ini. Yang tertinggi Kecamatan Sawangan dan Cipayung," ujarnya.

Nana menjelaskan, tingkat partisipasi warga Kecamatan Sawangan dan Cipayung selalu bersaing memperebutkan posisi pertama dengan presentasi sekitar 70 persen.

Letak kedua Kecamatan yang berada di pinggir Kota Depok jadi faktor yang memengaruhi tingginya tingkat partisipasi warga di Kecamatan Sawangan dan Cipayung.

"Memang kalau semakin pinggir semakin tinggi, semakin peduli orang. Kalau dibilang nuansa kebersamaannya tinggi, gotong royongnya juga masih ada. Kalau kemarin mereka 70 persen," tuturnya.

Perihal di wilayah mana banyak politikus bermula di Depok, perumahan Pesona Khayangan yang berada di Kelurahan Mekarjaya, Sukmajaya menjadi tempat tinggal yang banyak dihuni politikus.

Ini Alasan Bawaslu Minta KPUD Depok Tunda Pengumuman DPT Pemilu 2019

KPUD Kabupaten Tangerang Menargetkan Hasil Penghitungan Rampung 1x24 Jam

Dia mengatakan Depok merupakan Kota yang dinamis sehingga tingkat partisipasi warga dalam berbagai pesta demokrasi guna menentukan pemimpin.

"Politikus itu ngumpul di Pesona Khayangan di Jalan Margonda itu. Kalau buat tingkat partisipasi memang Depok itu dinamis, kita enggak bisa menggeneralisir," lanjut Nana.

Penulis: Bima Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved