Pedagang Sayur di Pasar Palmerah Mengeluh Sepi Pembeli

Pedagang sayuran di Pasar Palmerah mengeluh sepinya pembeli di sana. Di antaranya Sartiyem, wanita yang sudah berjualan sayuran selama 30 tahun.

Penulis: Leo Permana | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
TribunJakarta.com/Leo Permana
Penjual sayuran di Pasar Palmerah, Jakarta Pusat ketika ditemui di lapaknya, Rabu (14/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Leo Permana

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Pedagang sayuran di Pasar Palmerah mengeluh sepinya pembeli di sana.

Di antaranya Sartiyem, wanita yang sudah berjualan sayuran selama 30 tahun di sana.

"Sekarang mah sepi (pembeli) di sini, tidak seperti dulu," ucap Sartiyem, Rabu (14/11/2018).

Ia mengaku tidak mengetahui faktor dari sepinya pembeli tersebut.

Namun untuk keuntungan yang ia rasakan, berbeda dari sebelumnya.

"Kalau sekarang mah untung tidak menentu, sayuran juga tidak pernah habis," ujar Sartiyem.

Kepala BPPK Kemenlu: Hadapi Era Disrupsi, Indonesia Harus Fleksibel seperti Kecoa

Harga Tiket Laga Semifinal Liga 1 U-19: Paling Murah Rp 20 Ribu, Tersedia di Stadion Wibawa Mukti

"Sekarang mah kalau tinggal sedikit (sayuran) ditambah, begitu saja," lanjut dia.

Sartiyem menyampaikan ruginya berjualan sayuran dikala sayuran membusuk.

"Kalau busuk dibuang dan itu tidak menentu jumlahnya," jelasnya.

"Tapi untuk yang jelek dan masih bisa dijual, biasanya kita jual murah," jelas Sartiyem.

Ia pun menunjukkan sekarung kecil timun yang ia jual murah.

Karung itu ia letakkan di sudut belakang lapaknya berjualan.

Berdiri di Bantaran Kali Item, 15 Bangunan Liar Dibongkar Petugas

Bentuk Pertama yang Dilihat Bakal Ungkap Alasanmu Sulit Jatuh Cinta

Di sana ada pula sekantung timun yang dimasukkan di dalam plastik berukuran 24x40 cm.

"Itu saya jual timunnya Rp 1000 per plastiknya," ucap Sartiyem.

Hal yang sama juga dirasakan pedagang sayuran lainnya, Ibu Toni.

Bila ada sayuran sudah jelek, ia menjualnya seharga lebih murah.

"Ia dijual murah kalau ada yang ingin membeli," jelas Ibu Toni.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved