Pilpres 2019

TKN Jokowi-Maruf Amin: Satu Setengah Bulan Masa Kampanye Prabowo-Sandiaga 'Hattrick' Minta Maaf

Wakil Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf, Raja Juli Antoni mencatat, setidaknya sudah tiga kali Prabowo-Sandiaga menyampaikan permintaan maaf.

TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Calon Presiden 2019 Prabowo Subianto meminta maaf pada publik karena telah ikut menyuarakan kebohongan yang dikarang oleh Ratna Sarumpaet terkait penganiayaan. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo dan Ma'ruf Amin mengingatkan tentang seringnya pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno melakukan kesalahan.

Wakil Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf, Raja Juli Antoni mencatat, setidaknya sudah tiga kali Prabowo-Sandiaga menyampaikan permintaan maaf.

"Dalam masa kampanye yang berlangsung sekitar satu setengah bulan, Pak Prabowo dan Pak Sandi sudah tiga kali melakukan kesalahan fatal dan berujung dengan minta maaf," ujar Raja ketika dihubungi, Rabu (14/11/2018).

Apa saja kasus yang disorot Raja Juli?

1. Ketika aktivis Ratna Sarumpaet terbukti berbohong soal memar di wajahnya.

Prabowo meminta maaf karena ikut menyebarkan kabar yang tidak benar itu.

Ia mengaku tergesa-gesa dalam menyikapi dan merasa telah ikut menyuarakan sesuatu yang belum dipastikan kebenarannya.

2. Terkait polemik "tampang Boyolali".

Melalui rekaman video, Prabowo meminta maaf jika ada yang tersinggung dengan ucapannya itu.

Prabowo merasa sama sekali tidak berniat menghina warga Boyolali.

3. Sandiaga meminta maaf setelah melangkahi makam pendiri Nahdlatul Ulama.

Sandiaga menyampaikan permohonan maaf terkait dirinya melangkahi makam pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH Bisri Syansuri, yang viral di media sosial beberapa waktu lalu.

"Mungkin rakyat akan memaafkan, tapi tetap mencatat dan tidak melupakan," ujar Raja Juli.

Sementara itu, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding, mengatakan, ini merupakan peringatan agar Prabowo-Sandiaga berpikir sebelum berbuat sesuatu.

Sebab, menurut dia, masalah tidak akan selesai hanya dengan meminta maaf.

"Kalau semua tindakan-tindakan politik yang berdampak besar terutama berdampak negatif itu hanya selesai dengan minta maaf, saya kira ke depan orang-orang akan banyak berbuat tanpa dipikir," kata Karding.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tim Jokowi-Ma'ruf: Satu Setengah Bulan Kampanye, Prabowo-Sandi Sudah 3 Kali Minta Maaf "
Penulis : Jessi Carina
Editor : Sandro Gatra

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved